Teman Kerja Sangat Penting bagi Kesehatan Seseorang, Begini Penjelasannya
Jumat, 28 Apr 2023, 12:03 WIBProfesor Psikologi di Stanford Catherine Heaney yang meneliti hubungan antar pekerjaan dan kesehatan mengungkapkan, dukungan sosial di tempat kerja penting untuk kesehatan dan kesejahteraan seseorang.
Adapun dukungan tersebut bisa datang dari rekan kerja yang menjadi teman dekat, walau tidak harus, atau interaksi dengan kenalan yang ramah juga meningkatkan kesejahteraan seseorang.
Dilansir dari Time, studi di berbagai negara seperti Spanyol, Jepang, Jerman, Islandia, dan Israel menunjukkan bahwa memiliki teman di tempat kerja dapat meningkatkan kepuasan dan kinerja. Selain itu juga dapat meningkatkan kesehatan termasuk mental, lebih sedikit pengalaman traumatis, dan bahkan mungkin umur yang lebih panjang.
Berbicara dukungan sosial, ini tak melulu dalam curahan hati pada rekan kerja, tetapi bahkan sekadar berbagi saran dan pendapat atau atasan mengizinkan pegawai pulang lebih awal untuk menjemput anak dan membantu menahan efek negatif dari stres. Tujuannya tidak harus untuk mendapatkan teman seumur hidup, walaupun bagus jika bisa dilakukan, melainkan untuk menumbuhkan rasa berada di tempat yang tepat, menurut Kim Samuel, penulis "On Belonging: Finding Connection in an Age of Isolation".
Cara Memperkuat Hubungan Sosial di Tempat Kerja
Psikolog organisasi dan dosen di Boston University's Questrom School of Business Constance Hadley menyarankan untuk mengetahui siapa saja rekan kerja yang baik.
"Jika Anda memiliki rekan kerja yang disukai tetapi tidak terlalu mengenalnya, cobalah ajukan pertanyaan pribadi yang sesuai saat bertemu dengannya lagi, atau hubungi rekan kerja setelah rapat yang menegangkan," ujar Hadley.
"Pesan yang sama berlaku jika seseorang bekerja dari jarak jauh. Cobalah menelepon rekan kerja untuk bertukar pikiran, atau minta pendapat seseorang tentang tugas yang sedang Anda kerjakan," lanjutnya.
Satu studi menemukan orang lebih bahagia ketika mereka mengobrol dengan orang asing selama perjalanan mereka dengan kereta bawah tanah, suatu lingkungan tempat orang menyendiri. Temuan itu menunjukkan bahwa orang-orang yang melakukan gerakan sosial pertama jauh lebih mungkin diterima secara positif daripada yang mungkin mereka perkirakan.
Hadley lalu menggemakan pentingnya acara sosial yang disponsori kantor untuk dapat melengkapi ikatan yang terbentuk di antara rekan kerja. Bahkan jika seseorang mengeluh dalam hati saat mendapat undangan perusahaan, dia mungkin pergi dengan perasaan senang setelah tahu orang-orang yang menghabiskan sebagian besar jam bersamanya ikut pergi juga.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Penemuan 56 Spesies Tumbuhan Langka di Kebun Raya Banua Kalsel
-
Seniman Bandung Garap Patung Tokoh Legendaris Persib
-
PT KAI Siap Menertibkan Perlintasan Sebidang di Sejumlah Wilayah
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Ekspor SDA Dikontrol Negara! Penerimaan Pajak Diincar Naik Tajam
-
Sequis Empower Hours Perkuat Conscious Branding dan Ketahanan Finansial Perempuan Wirausaha
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.