Wapres Ma’ruf Amin Berencana Kunjungi Tanah Papua
Kamis, 27 Apr 2023, 01:30 WIBJakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berencana untuk kembali mengunjungi tanah Papua khususnya untuk mendorong pemerataan pembangunan.
"Ada rencana kunjungan wakil presiden bulan Juni, insya Allah akan datang ke sana. Ini sudah pelaksanaan yang yang cukup signifikan terkait dengan pemerataan pembangunan Papua," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi di istana Wakil Presiden Jakarta pada Rabu (26/4).
Masduki menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri rapat soal Papua yang dipimpin Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Wapres sebelumnya berkunjung ke lima kota di empat provinsi Papua yaitu kota Jayapura, provinsi Papua; kota Merauke di provinsi Papua Selatan; kota Timika, provinsi Papua Tengah; kota Kaimana, provinsi Papua Barat dan terakhir ke kota Biak, provinsi Papua pada 28 November--2 Desember 2022.
"Ada banyak agenda nanti, ada banyak harapan dari masyarakat Papua terutama dari tokoh-tokoh gereja, misalnya, mengharapkan ada pembangunan 'Papuan Christian Center' agar Wapres datang melakukan semacam 'groud-breaking'. Itu salah satunya dan masih banyak hal lain termasuk kantor pusat pemerintahan di 4 Daerah Otonom Baru (DOB) itu," tambah Masduki.
Tanah Papua saat ini punya enam provinsi, dan empat di antaranya adalah DOB yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.
"(Kunjungan) ini bukan hanya seremonial. Kan ini menyangkut perencanaan, harus ada langkah-langkah awal. Langkah awal itu ketika itu, misalnya, negara melakukan proses perencanaan pembangunan dengan biaya berapa dan harus dimulai, ya otomatis dengan sendirinya ada seremonial yang tak terhindarkan," tutur Masduki.
Dalam rapat tersebut, Masduki juga menyebut Wapres membicarakan pola penanganan keamanan Papua.
"Nah pola pola penanganan papua itu seperti apa itu memang belum selesai, pembicaraan-nya karena masih akan ada rapat lanjutan karena memang ada daerah-daerah tertentu yaitu Papua Tengah dan Pegunungan yang masih bermasalah dengan persoalan keamanan," tambah Masduki.
Pembicaraan soal pola keamanan itu akan dirumuskan oleh tim dari rapat koordinasi untuk membicarakan detail-detail kecil dan teknis.
"Terutama yang menyangkut soal koordinasi karena selama ini sudah berjalan dengan baik, tapi harus ditingkatkan terus-menerus," ucap Masduki.
Redaktur: andes
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!
-
OIKN Perkuat Patroli Udara Cegah Karhutla Meluas
-
Bandara SMB II: Sebanyak 18 Penerbangan Batal akibat Erupsi Krakatau
-
Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar
-
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Mendatar, Pasar Cermati Sentimen Global dan Domestik
-
Pemkot Tangerang Selatan Gencarkan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan
-
Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.