Likuiditas Perekonomian Tumbuh Melambat pada Maret 2023
Kamis, 27 Apr 2023, 14:32 WIBJAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2023 tumbuh melambat dibandingkan bulan sebelumnya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (27/4), mengatakan posisi M2 pada Maret 2023 tercatat senilai Rp8.293,6 triliun atau tumbuh 6,2 persen (yoy), setelah tumbuh 7,9 persen (yoy) pada Februari 2023.
Perkembangan posisi M2 pada Maret 2023 tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 4,8 persen (yoy) dan uang kuasi 8 persen (yoy).
Posisi M1 tersebut tumbuh melambat jika dibandingkan dengan capaian bulan sebelumnya yang tercatat tumbuh 6,6 persen (yoy).
Uang kuasi dengan pangsa 44,7 persen dari M2 tercatat senilai Rp3.708,3 triliun pada Maret 2023 atau tumbuh 8 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 9,7 persen (yoy).
Erwin menuturkan perkembangan M2 pada Maret 2023 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.
Penyaluran kredit pada Maret 2023 meningkat 9,8 persen (yoy), setelah tumbuh 10,4 persen (yoy) pada bulan sebelumnya sejalan dengan pertumbuhan kredit produktif maupun konsumtif.
Sementara itu, tagihan bersih kepada pemerintah pusat terkontraksi 25,7 persen (yoy), setelah terkontraksi sebesar 19,6 persen (yoy) pada Februari 2023.
Di sisi lain, dia mengatakan aktiva luar negeri bersih naik 9,9 persen (yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh 7 persen (yoy).
Selain itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada Maret 2023 tercatat Rp7.759,3 triliun atau tumbuh 7,2 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 9,1 persen (yoy). Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh laju pertumbuhan DPK korporasi dan perorangan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
Bulog Sumut Rutin Cek Kualitas Beras di Gudang, Publik Pertanyakan Transparansi Keamanan Pangan
-
BPJPH Pasang Aturan Ketat, Produk Impor Tanpa Sertifikat Halal Terancam Tersingkir
-
Lulusan SD Bisa Berpenghasilan Setara UMR Rp5,7 Juta
-
Sambut HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari, Ikuti Syarat dan Jadwalnya!
-
Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau
-
KSEI Gandeng Pegadaian, ETF Emas Bersiap Meramaikan Pasar Modal 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.