Targetkan Nol Emisi 2025, Inggris Siap Tingkatkan Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Minggu, 23 Apr 2023, 11:19 WIB

Inggris telah menetapkan target-target untuk peningkatan besar dalam pembangkit listrik tenaga angin, misalnya, karena pemerintah berusaha untuk mencapai target nol emisi pada tahun 2050 dan menjadi lebih mandiri dalam hal energi impor setelah gangguan suplai yang disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Bulan lalu, Inggris menetapkan lebih banyak rencana untuk meningkatkan keamanan energi dan mengatasi emisi, tetapi para kritikus mengatakan kurangnya investasi dan insentif baru berarti gagal untuk memberikan dorongan baru bagi sektor energi hijau di negara ini.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Istimewa

Terbaru, Inggris berencana untuk memperluas skema dukungan energi terbarukan andalannya, pada Senin (17/4).

Dilansir dari Reuters,Inggris ketika membuka konsultasi mengenai perubahan yang diusulkan mengatakan, langkah tersebut diambil untuk mendorong investasi di sektor energi terbarukan.

Skema Contracts for Difference (CfD) adalah mekanisme pemerintah untuk mendukung proyek-proyek pembangkit listrik rendah karbon baru di Inggris, seperti proyek-proyek pembangkit listrik tenaga angin dan matahari lepas pantai.

Di bawah CfD, generator dijamin dengan harga tetap yang telah disepakati sebelumnya untuk listrik yang mereka sediakan selama jangka waktu kontrak dan menjual energi rendah karbon mereka ke pasar.

Skema ini sampai saat ini telah mendukung 26,1 gigawatt (GW) proyek-proyek rendah karbon, namun pemerintah mengatakan bahwa perubahan diperlukan "dalam menghadapi tantangan-tantangan yang saat ini dihadapi oleh industri energi terbarukan".

Seperti diketahui, energi terbarukan adalah energi yang dihasilkan dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui secara terus-menerus dan tidak terbatas, seperti energi surya, energi angin, energi air, biomassa, dan geothermal. Sumber energi terbarukan ini berbeda dengan bahan bakar fosil seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara, yang sifatnya terbatas dan tidak dapat diperbaharui.

Energi terbarukan dianggap sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan dibandingkan dengan bahan bakar fosil, karena menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dan tidak memberikan dampak yang signifikan pada lingkungan. Penggunaan energi terbarukan juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbaharui, serta dapat memperkuat keamanan energi suatu negara dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia secara lokal.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.