Dolar Melemah karena Data Indikasikan Kontraksi Ekonomi

Jumat, 21 Apr 2023, 08:23 WIB

NEW YORK - Dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (20/4) atau Jumat pagi WIB, karena sejumlah data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan tampaknya menandakan ekonomi sedang berkontraksi.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,12 persen menjadi 101,8493 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0963 dolar AS dari 1,0952 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2440 dolar AS dari 1,2438 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 134,3440 yen Jepang, lebih rendah dari 134,7260 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8934 franc Swiss dari 0,8976 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3472 dolar Kanada dari 1,3462 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,3189 krona Swedia dari 10,3451 krona Swedia.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (20/4) bahwa klaim pengangguran baru meningkat menjadi 245.000 dalam pekan yang berakhir 14 April dari 240.000 pada minggu sebelumnya. Para ekonom memperkirakan pembacaan 242.000.

Federal Reserve Philadelphia melaporkan pada Kamis (20/4) bahwa indeks manufaktur Fed Philadelphia adalah -31,3 pada April, turun dari -23,2 pada Maret. Itu adalah pembacaan terendah sejak Mei 2020. Para ekonom memperkirakan pembacaan -19,4.

"Jika Fed tetap pada jalurnya, kondisi keuangan yang luas akan terus mengetat, ekonomi akan melambat menuju resesi," kata Chris Senyek, kepala strategi investasi di Wolfe Research, dalam sebuah catatan pada Kamis (20/4).

Loretta Mester, presiden Federal Reserve Cleveland, mengatakan pada Kamis (20/4) bahwa "permintaan masih melampaui pasokan di pasar produk dan tenaga kerja dan inflasi masih terlalu tinggi," sambil mencatat bahwa suku bunga dana federal riil akan tetap "di wilayah positif untuk beberapa waktu" setelah bergerak di atas 5,0 persen.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.