Perkuat Kolaborasi, Polri Gandeng BNPT dan Densus Cegah Paham Radikalisme
Rabu, 19 Apr 2023, 01:13 WIBJakarta - Perkuat kolaborasi, Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror Polri untuk mendeteksi dini paham radikal dan prilaku menyimpang para calon taruna/taruni Akpol Bintara dan Tantama tahun anggaran 2023.
"Polri ingin mereka yang masuk Akpol, Bintara dan Tamtama tidak terpapar paham radikal dan perilaku menyimpang serta intoleran," kata Asisten Kapolri Bidang SDM (As SDM) Irjen Pol. Dedi Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dedi mengungkapkan, bahwa dirinya telah memberikan arahan kepada SSDM Polri untuk menyempurnakan materi tes. Alat uji dalam proses penerimaan Akpol, Bintara dan Tamtama untuk mengecek karakter, kepribadian dan mental para mereka yang menempuh pendidikan kepolisian.
Jenderal bintang dua itu menyebut, SSDM Polri telah melakukan rapat koordinasi dengan Densus 88 Antiteror dan BNPT di Ruang Rapat Biro Dalpers SSDM Polri, Gedung TNCC, Senin (17/4).
Dari hasil rapat tersebut lanjut Dedi, bahwa Densus 88 memiliki alat (tools) yang dapat mendeteksi paham radikal yang berbentuk quesioner fisik dan computer assisted translation (CAT).
"Nanti akan dikaji terlebih dahulu tools yang dimiliki oleh Densus dan dilakukan demo sebelum diterapkan dalam tahapan seleksi," kata Dedi memaparkan.
Kemudian, lanjut Dedi, BNPT mendukung penuh rencana SSDM Polri dalam mendeteksi dini para calon anggota Polri.
"BNPT siap untuk koordinasi penyiapan konsep deteksi dini paham radikal serta bersedia koordinasi perihal data," ujarnya.
Dedi menambahkan, data pemetaan deteksi dini rekrutmen calon anggota Polri ini akan digunakan dalam proses pembinaan karier ke depannya.
Selain itu, dalam rangka deteksi dini perilaku radikalisme dan intoleran calon anggota Polri akan dibentuk tim khusus. Kemudian, memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan penelusuran anggota Polri.
"Dalam rangka deteksi dini perilaku radikalisme dan intoleransi calon anggota Polri, kami akan bentuk tim khusus untuk pembahasan lebih lanjut," kata Dedi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Transformasi Penilaian dari Kehadiran Fisik Menjadi Berbasis Output Kerja
-
Mau Tahu Cara Gampang Kredit Rumah Subsidi bagi Warga Menengah ke Bawah?
-
Deregulasi PLTS untuk Dorong Investasi Energi
-
Banyak Kecelakaan di Laut, Hati-hati Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Nias
-
Kekuatan Visual di Spotify, Rahasia Sukses Podcast Malaka dan In Her View
-
Popi Ayer: Tanpa Perlindungan, Nelayan Kecil Papua Terancam Kapal Besar
-
Polri Pindahkan 321 WNA Jaringan Judi Online ke Sejumlah Kantor Imigrasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.