Tak Terima Disebut Media yang Didanai Pemerintah Kanada, CBC Setop Pakai Twitter

Selasa, 18 Apr 2023, 16:04 WIB

TORONTO - Perusahaan Penyiaran Kanada CBC menghentikan penggunaan Twitter pada Senin (17/4) setelah platform media sosial milik Elon Musk itu melabeli akun CBC dengan label yang dimaksudkan untuk merusak kredibilitasnya.

Twitter melabeli CBC/Radio-Kanada sebagai "media yang didanai pemerintah", label yang sama yang mendorong National Public Radio (NPR) di AS keluar dari Twitter, Rabu lalu.

Ket. Foto: Kantor lembaga penyiaran CBC/ Radio Kanada. — Sumber: the star

"Twitter bisa menjadi alat yang ampuh bagi jurnalis kami untuk berkomunikasi dengan warga Kanada, tetapi hal itu merusak akurasi dan profesionalisme pekerjaan mereka, membiarkan independensi kami dideskripsikan secara salah dengan cara ini," kata juru bicara CBC Leon Mar dalam sebuah pernyataan yang dikutip Associated Press, Senin siang.

"Akibatnya, kami akan menghentikan aktivitas kami di akun Twitter perusahaan kami dan semua akun terkait berita CBC dan Radio-Kanada," bunyi pernyataan itu.

CBC telah mengirim surat ke Twitter meminta perusahaan itu untuk memeriksa kembali penetapan tersebut.Musk kemudian mencuit tentang itu dan mengubahnya menjadi "69 persen media yang didanai pemerintah."

Mar mengatakan, CBC tidak memenuhi kriteria tersebut karena didanai publik melalui alokasi parlemen yang dipilih oleh semua anggota Parlemen, dan independensi editorialnya dilindungi undang-undang dalam Undang-Undang Penyiaran.

Dewan direksi CBC menentukan bagaimana dana yang diterimanya dibelanjakan.Pada 2021-2022, CBC menerima lebih dari 1,2 miliar dolar Kanada (900 juta dolar AS) dalam pendanaan pemerintah.

Partai Konservatif Oposisi Kanada Pierre Poilievre telah mendesak Twitter untuk melabeli CBC.Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengkritik Poilievre atas apa yang disebutnya sebagai "serangan terhadap institusi dasar Kanada".

Twitter sebelumnya melabeli akun utama NPR, media AS, sebagai "media yang berafiliasi dengan negara", sebuah istilah yang juga digunakan untuk mengidentifikasi outlet media yang dikendalikan atau sangat dipengaruhi oleh pemerintah otoriter, seperti Rusia dan Tiongkok.Twitter kemudian mengubah label menjadi "media yang didanai pemerintah". Tetapi bagi NPR, yang bergantung pada pemerintah untuk sebagian kecil dari pendanaannya, itu masih menyesatkan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.