Usut Tuntas, GM Pertamina Dumai Dinonaktifkan Demi Kelancaran Penyelidikan Ledakan
Rabu, 12 Apr 2023, 01:29 WIBDumai - Usut tuntas. Direksi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Pusat menonaktifkan General ManagerKPIRefiningUnit (RU) II Dumai Didik Subagyodari jabatannya demi kepentingan penyelidikan terkait ledakan kilang minyak yang terjadi pada Sabtu (1/4) lalu.
Direksi PT KPI Pusat pun menunjukPermono Aviantomenjadi Pelaksana Tugas (Plt)General Manager KPI RU II Dumai, Riau.
Juru Bicara PT KPI Dumai Agustiawan, Selasa, mengatakan pergantian sementara pejabat itu diputuskan Direksi KPI Pusat agar Didik bisa fokus mengikuti proses pemeriksaan di kepolisian dan dinas ketenagakerjaan.
"Agar kami bisa kooperatif dan mendukung penuh proses penyelidikan atas kejadian ledakan beberapa waktu lalu, sehingga direksi mengangkat sementara pelaksana tugas GM; dan kepada Pak Didik lebih fokus apabila dimintai keterangan oleh pihak pihak yang melaksanakan penyelidikan," kata Agustiawandi Dumai, Riau, Selasa.
Guna mendukung kepentingan pemeriksaan, lanjutnya, sejauh ini sejumlah pekerja dan petinggi sudah memenuhi panggilan kepolisian dan dinas ketenagakerjaan setempat serta pihak berwenang lain.
Agustiawan menambahkan terkait kerusakan akibat ledakan di area kilang hanya rusak ringan serta sejumlah dinding dan kaca bangunan di dalam area kilang mengalami pecah dan retak.
Dia mengklaim tidak ada kerusakan pada alat kompresor dalam area kilang karena ledakan dan dentuman saat itu berasal dari kebocoran pada pipa berisi gas.
"Dampak dari ledakan ini, di dalam areal kilang hanya kerusakan ringan karena hanya rusak pada pipa dan ada dinding dan kaca bangunan yang pecah dan retak. Alat kompresor semua dalam kondisi baik," ujarnya.
Ledakan keras terjadi dari dalam kilang minyak Pertamina Dumai pada Sabtu malam (1/4) sekitar pukul 22.40 WIB dan menyebabkan kebakaran.
Akibatnya, sedikitnya 500 rumah warga terdekat mengalami rusak ringan dengan kaca pecah dan sebagian plafon roboh, termasuk fasilitas rumah ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Sejauh ini dipastikan tidak ada korban meninggal dunia, namun akibat ledakan pada unithydro crackermenyebabkan sembilan pekerja mengalami luka-luka.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Nasib 4 Juta Driver Ojol Terjawab, DPR Resmi Masukkan Legalitas Transportasi Online ke RUU LLAJ
-
BKSDA Kaltim Evakuasi dan Lepasliarkan Orang Utan Viral ke Hutan Kehje Sewen
-
100 Peserta Ikuti Pelatihan Barista dalam Program SMK Go Global
-
Pertamina Harapkan Pemprov Jateng Usulkan Penyesuaian Kuota Imbas Migrasi BBM Subsidi
-
Terungkap! 8 Jurus Agrinas Palma & IPB Wujudkan E20, Tak Lagi Tergantung Enzim Impor
-
Cari Cadangan Migas Baru, PHE Bor Sumur Eksplorasi Tingkilan-001 di Bulungan
-
Empat Negara Memperebutkan Tari Berikut untuk Dimintakan Warisan ke UNESCO
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.