Kiat Menyenangkan Berjalan Kaki, Aktivitas Fisik yang Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan
Rabu, 12 Apr 2023, 11:40 WIBBerjalan kaki memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Karena itu, penting untuk membuat berjalan kaki menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Seperti diketahui, berjalan kaki dapat meningakatkan kesehatan mental seseorang, membantu dalam manajemen berat badan, dan mengurangi risiko beberapa gangguan terkait kekebalan tubuh. Kemudian, aktivitas fisik ini juga membuat tulang kuat, membantu meningkatkan kualitas tidur dan merupakan cara yang bagus untuk memastikan tubuh cukup bergerak selama Ramadhan tanpa membuat diri lelah sepenuhnya.
Dilansir dari Khaleej Times, berikut cara agar berjalan kaki terasa lebih menyenangkan.
1. Pilih baju yang sesuai
Meskipun sebatas berjalan kaki, orang-orang sebaiknya memilih pakaian yang nyaman dan sepatu berjalan yang baik guna meningkatkan manfaat berjalan pada tubuh. Kenakan pakaian yang memungkinkan tubuh bernapas dan berkeringat. Hindari kain dan denim ketat dan atau sintetis yang dapat menghalangi kemampuan tubuh untuk bergerak bebas.
2. Pilih daftar putar musik
Agar tidak bosan saat berjalan kaki, pasanglah lagu-lagu favorit Anda atau podcast yang menarik untuk mengalihkan perhatian Anda dan berjalanlah lebih jauh. Buatlah daftar putar berjalan yang berisi lagu-lagu favorit Anda untuk menambah energi dan memberikan motivasi!
3. Ajak teman
Sebagian orang merasa betapa cepatnya waktu berlalu saat dirinya bersama teman dekat atau keluarga. Jika memungkinkan, buatlah rutinitas jalan kaki bersama teman atau anggota keluarga untuk menjaga tanggung jawab serta membuat aktivitas tersebut senyaman mungkin.
4. Pilih tempat yang bagus
Berjalan di lingkungan alam, bebas dari kebisingan dan gangguan akan membantu memperkuat manfaat aktivitas dan membuatnya lebih menyenangkan. Ini akan memungkinkan seseorang dapat menjernihkan pikiran dan terhubung kembali dengan alam, mendorong kedamaian dan ketenangan.
Jelajahi lokasi yang berbeda setiap kali dan ambil rute yang berbeda.
5. Jalan cepat dan lambat
Cobalah bergantian antara periode jalan cepat yang melibatkan seluruh tubuh dan jalan lambat yang lebih santai. Ini akan membuat berjalan lebih mengasyikkan dan memungkinkan tubuh mendapatkan manfaat dari keduanya.
6. Tak perlu waktu khusus
Seseorang tidak selalu harus menyisihkan sebagian dari hari untuk berjalan, misalnya memilih berjalan alih-alih mengemudikan kendaraan menuju toko kelontong terdekat. Ini tidak hanya merupakan pilihan ramah lingkungan tetapi juga membantu meningkatkan jumlah langkah.
7. Gunakan pedometer
Pedometer atau pelacak kebugaran dapat membantu seseorang melacak kemajuan dan menetapkan sasaran untuk diri sendiri. Ini bisa menjadi cara yang bagus untuk tetap termotivasi karena kemajuan dan perjalanan dapat direpresentasikan secara visual.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Liga Champions: Kompany Puji Performa “Istimewa” Neuer Usai Bayern Taklukkan Madrid
-
Line Up Synchronize Fest 2026 Fase 1: Daftar 17 Musisi dan Jadwal Festival
-
Penemuan 56 Spesies Tumbuhan Langka di Kebun Raya Banua Kalsel
-
Target penambahan kapasitas PLTB
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
-
Bupati Banyumas Dorong Kepala Sekolah Melek Digital dan Inovatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.