Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkah Jelang Lebaran, Permintaan Kelapa Muda di Lebak Meningkat pada Bulan Ramadan

📅 Minggu, 09 Apr 2023, 06:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berkah Jelang Lebaran, Permintaan Kelapa Muda di Lebak Meningkat pada Bulan Ramadan Doc: ANTARA/Mansur Suryana
Ket. Permintaan kelapa muda di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten meningkat selama bulan Ramadan 1444 H untuk permintaan masyarakat di berbagai daerah terutama di Jakarta.

Lebak - Berkah jelang Lebaran. Permintaan kelapa muda di Kabupaten Lebak Provinsi Banten meningkat selama bulan Ramadan 1444 H untuk memenuhi permintaan dari berbagai daerah terutama DKI Jakarta.

"Permintaan kelapa muda kepada kami meningkat dari 5.000 menjadi 10.000 butir per hari," kata Nani (45) seorang penampung kelapa muda di Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten, Minggu.

Ia menyebutkan permintaan kelapa muda untuk dipasok ke Jakarta itu hingga kini masih bisa terpenuhi.

Petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak menjual kelapa muda ke Pasar RangkasbitungKabupaten Lebak.

"Kami membeli kelapa muda dari petani Rp5.000 per butir dengan total 10.000 butir itu mencapai Rp5 juta," katanya.

Menurut dia, kelapa muda yang ditampung itu kemudian dijual di pedagang pengecer di Jakarta. Kemudian di wilayahKebayoran Jakarta Selatan misalnya dijual Rp7.00 per butir.

Dari penjualan itu, ia mengaku meraup keuntungan bersih Rp800 ribu per hari setelah dipotong biaya angkut, buruh angkut sekitar Rp1, 2 juta.

Saat ini, permintaan kelapa muda cukup membantu pendapatan keluarga selama Ramadan dibandingkan bulan lainnya.

"Kami sudah biasa setiap Ramadan pastipermintaan kelapa muda meningkat," kata Nani.

Begitu juga penampung kelapa muda lainnya, Sukra (55) warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku bahwa bulan Ramadan permintaan pedagang pengecer di Jakarta meningkat yang biasanya 4.000 butir kini menjadi 10.000 butir per hari.

Meningkatnya permintaan kelapa muda itu membantu perekonomian petani sebab mereka bisa langsung menjual kelapa muda ke Pasar Rangkasbitung.

"Kami menampung kelapa muda dari petani dan dipasok ke Jakarta malam hari dan pulang ke Rangkasbitungpada Subuh," katanya.

Tatang (45) seorang pedagang pengecer di Jalan Hardiwinangun RangkasbitungKabupaten Lebak mengatakan omzet penjualan kelapa muda selama Ramadan naik hingga 70 persen dibandingkan hari biasa.

Biasanya, menurut dia, pendapatan pada bulan normal mencapai Rp400 ribu per hari, namun selama Ramadan bisa mencapai Rp700 ribu per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.