Semoga Berhasil, Kabupaten Bandung Harap Hibah untuk Petani Tarik Minat Generasi Muda

Jumat, 07 Apr 2023, 05:37 WIB

Bandung - Semoga berhasil, Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berharap pemberian hibah untuk para petani dalam program Kartu Tani SIBEDAS bisa menarik minat generasi muda untuk menjadi petani.

"Pemberian hibah ini menjadi kabar baik bagi para petani, lalu kami juga ingin menarik kawula muda untuk menjadi penerus petani. Jangan sampai petani menjadi hal yang langka, karena banyak para pemuda yang tak tertarik bertani," kata Bupati Bandung Dadang Supriatna di Soreang, Kabupaten Bandung, Jabar, Kamis.

Pemberian hibah, yang ditransfer langsung ke rekening kelompok tani, pada 2023 sebesar total Rp25 miliar untuk 50 ribu petani atau Rp500 ribu per orang.

Pemberian hibah ini, kata Dadang, tidak lepas dari adanya peran dari sektor pertanian yang membuat laju pertumbuhan ekonomi meningkat, yang juga membuat Pemerintah Kabupaten Bandung terus fokus pada bidang pertanian.

"Meskipun kuota di tahun 2023 ini masih terbatas, hibah ini diharapkan bisa membantu para petani atau peternak kecil bisa mengembangkan usaha pertaniannya," ucap dia.

Dadangjugarajin berdiskusi dengan para petani dan setelah mendengar keluh kesahnya, ia membuat kebijakan tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Salah satunya terkait lahan sawah abadi yang dilindungi dan bebas pajak, karena alih fungsi lahan yang disebut Dadang harus mendapatkan perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Bandung agar ketahanan pangan tetap terjaga. "Kalau tidak ada sawah, bagaimana kita makan," ucapnya.

Alih fungsi lahan telah mengakibatkan penyusutan lahan baku sawah di Kabupaten Bandung, yang semula 30.000 hektare menjadi 17.000 hektare.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nomor 1589/SK-HK.02.1/XII/2021, lahan sawah yang dilindungi (LSD) di Kabupaten Bandung ialah sekitar 30.000 hektare.

LSD atau sawah abadi itu meliputi di luar maupun di dalam kawasan hutan. Meski begitu, Bupati Dadangmenyatakan saat ini LSD di Kabupaten Bandung sekitar 17.000 hektare.

Data itu berdasarkan hasil pembahasan rancangan peraturan daerah rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) yang baru.

Karenanya,Dadang menekankan sekitar 17.000 hektare lahan baku sawah tersebut tidak boleh diganggu atau dialihfungsikan, karena ditujukan untuk ketahanan pangan.

Apalagi, pengendalian alih fungsi lahan sawah telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.