Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saham Jerman Berbalik Menguat Signifikan

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 03:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saham Jerman Berbalik Menguat Signifikan Doc: ANTARA/REUTERS
Ket. Grafik indeks harga saham DAX Jerman digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman (2/2/2021).

Frankfurt - Menguat, saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis waktu setempat (6/4/2023), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya, dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terangkat 0,50 persen atau 77,72 poin menjadi menetap di 15.597,89 poin.

Indeks DAX 40 tergerus 0,53 persen atau 83,30 poin menjadi 15.520,17 poin pada Rabu (5/4/2023), setelah terkerek 0,14 persen atau 22,55 poin menjadi 15.603,47 poin pada Selasa (4/4/2023), dan jatuh 0,31 persen atau 47,92 poin menjadi 15.580,92 poin pada Senin (3/4/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 25 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 14 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Vonovia SE, sebuah perusahaan properti dan pengembang perumahan real estat terkemuka di Jerman melambung 5,95 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar(top gainer)dari saham-saham unggulan ataublue chips.

Disusul oleh saham perusahaan produsen bahan kimia terdiversifikasi yang memproduksi minyak parfum, basis wewangian dan bahan baku kosmetik Symrise AG melonjak 3,97 persen; serta perusahaan jasa keuangan dan bank universal Jerman Commerzbank AG menguat 2,25 persen.

Di sisi lain, Siemens AG, sebuah perusahaan rekayasa dan manufaktur yang berfokus pada bidang elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi Jerman mencatat kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya tergelincir 1,96 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan yang mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan bahan perawatan pribadi dan alat medis sekali pakai Jerman Beiersdorf AG merosot 1,22 persen; serta perusahaan jasa pengiriman paket dan manajemen rantai pasokan multinasional Jerman Deutsche Post AG melemah 1,09 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

30 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.