- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Terjerat Hukum, Rusi...
Trump Terjerat Hukum, Rusia Ogah Ikut Campur
Kamis, 06 Apr 2023, 09:31 WIBMOSKOW - Kremlin pada Rabu (5/4) mengatakan tidak ingin mengomentari dakwaan mantan Presiden AS Donald Trump yang dituduh melakukan suap untuk menutupi kesepakatan memalukan menjelang pemilihan presiden 2016.
"Kami tidak akan mengomentari ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov setelah ditanyai wartawan.
"Kami tak yakin kami punya hak untuk mencampuri urusan dalam negeri Amerika Serikat, dan Amerika Serikat tidak berhak mencampuri urusan dalam negeri kami," katanya.
Trump telah mengungkapkan kekagumannya pada pemimpin lama Rusia Vladimir Putin dan telah dituduh mencoba menciptakan pemulihan hubungan dengan Moskow selama masa kepresidenannya.
Trump baru-baru ini mengulangi pernyataannya bahwa serangan Rusia di Ukraina tidak akan terjadi jika dia masih berkuasa.
Badan intelijen AS menuduh Rusia ikut campur dalam pemilu AS 2016, termasuk dengan penggunaan media sosial, untuk mendukungkampanye Trump.
Rusia membantah tuduhan itu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Presiden Taiwan Buka Suara Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping: Kami Bukan Bagian dari RRT
-
Wali Kota: Bandoeng 10K Dongkrak Wisata, Ekonomi, dan Kolaborasi Antarkota
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.