Warga Harus Hati-hati, KNKT Sebut Dua Karakter Bus Pariwisata yang Kerap Alami Kecelakaan

Selasa, 04 Apr 2023, 01:01 WIB

Jakarta - Warga harus hati-hati. Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan mengatakan ada dua karakteristik bus pariwisata yang kerap kali mengalami terjadinya kecelakaan, yakni bus memiliki rute dan waktu yang tidak diatur dengan baik.

"Jadi memang kalau kita lakukan investigasi bus pariwisata, polanya ini selalu berulang dan ini itu-itu aja. Jadi ada dua karakteristik bis wisata yang menjadi titik masuk terjadinya kecelakaan, bus itu rute nya nggak diatur dan waktunya nggak diatur," ujar Ahmad dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang digelar di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Kepala Divisi Pelayanan PT Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto (paling kiri), Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Bisnis Kemenparekraf Fadjar Hutomo (kedua kiri), Menparekraf Sandiaga Uno (Tengah), Senior Investigator KNKT Ahmad Wildan (kedua kanan), Direktur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Danto Restyawan (paling kanan) dalam "The Weekly Brief with Sandi Uno" yang digelar di Jakarta, Senin (3/4/2023). — Sumber: ANTARA/ Sinta Ambarwati

Dengan demikian, lanjutnya, penyebab kecelakaan bus pariwisata adalah pengemudi kelelahan karena menyetir dalam kurun waktu berhari-hari, pengemudi tidak menguasai rute perjalanan, hingga adanya permasalahan teknis kendaraan atau rem blong.

Untuk itu, pihaknya bersama dengan Jasa Marga, Kementerian Perhubungan serta bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membuat video kampanye keselamatan berlalu lintas.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pelayanan PT Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto mengatakan, dengan latar belakang menonjol nya kecelakaan bus-bus pariwisata di Indonesia yang menelan korban baik luka-luka maupun meninggal dunia menjadi keprihatinan tersendiri serta menggugah untuk kembali melakukan sosialisasi terkait.

"Antara lain melalui video kampanye keselamatan lalu lintas yang sasarannya adalah bagaimana para pengusaha atau bus pariwisata dan masyarakat itu bisa berwisata dengan tenang. Dengan nyaman dan bilamana terjadi suatu resiko kecelakaan, Jasa Raharja bisa memberikan kepastian jaminannya," ujarnya.

Lebih lanjut, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Bisnis Kemenparekraf Fadjar Hutomo menuturkan, video sosialisasi tersebut dibuat berawal dari keprihatinannya akan kecelakaan-kecelakaan yang utamanya melibatkan bus-bus pariwisata, sehingga melalui video kampanye keselamatan berlalu lintas ini, diharapkan masyarakat ke depannya dapat memilih bus pariwisata yang laik.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Utang Meningkat, Rakyat Jepang Mulai Cemas Kondisi Fiskal

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.