Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemudik Lebaran 2023 Diperkirakan Capai 123 Juta Orang

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemudik Lebaran 2023 Diperkirakan Capai 123 Juta Orang Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Arsip - Penumpang antre untuk masuk ke area peron Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (25/12/2020).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan jumlah pemudik Lebaran 2023 diperkirakan mencapai 123 juta orang atau meningkat dibandingkan dengan pada2022 yang 85 juta orang.

"Yang menjadi perhatian adalah jumlah pemudik yang diperkirakan mengalami kenaikan drastis," katanyadi Jakarta, Senin (3/4).

Ia juga kembali menegaskanbahwa hingga saat ini belum ada edaran khusus berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19 selama aktivitas mudik.

"Sepanjang koordinasi yang telah dilakukan dengan BNPB, Kemenhub, Kemenkes, TNI/Polri, dan instansi terkait lainnya belum ada edaran khusus yang berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19 selama aktivitas mudik," katanya.

Dia menambahkan terkait dengan rangkaian persiapan mudik 2023, pemerintah telah menetapkan perubahan jadwal cuti bersama Lebaran dari sebelumnya 21-26 April 2023 menjadi 19-25 April 2023, untuk memberi kesempatan masyarakat mengambil cuti lebih awal dan menghindari dari penumpukan massa pada puncak mudik.

Muhadjir juga meminta perhatian seluruh pemangku kepentingan, khususnya Kemenhub, TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya melakukan pendataan secara berkala guna mengantisipasi pergerakan/mobilitas masyarakat dalam rangka mudik Lebaran 2023 agar dapat dikendalikan dengan baik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Suharyanto menambahkan pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan aturan perjalanan ke luar negeri dan perjalanan dalam negeri.

Pihaknya telah melakukan antisipasi pelaksanaan mudik dengan menyiapkan berbagai pos mudik.

"Kami telah melakukan antisipasi mudik khususnya yang terkait dengan bencana alam di sepanjang rute mudik, khususnya di Pulau Jawa, dengan menyiapkan pos-pos di sejumlah titik dengan bekerja sama dengan Polri," katanya.

Dia menambahkan pemudik yang mengalami kesulitan saat menjalani aktivitas mudik, baik terkait dengan vaksinasi, maupun upaya pengurangan Covid-19, atau terkait bencana alam bisa mendatangi pos-pos yang telah dipersiapkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.