Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantab! BRIN Siapkan Tiga Program untuk Pengembangan Riset Kelautan

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantab! BRIN Siapkan Tiga Program untuk Pengembangan Riset Kelautan Doc: istimewa
Ket. Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyampaikan pidato dalam pertemuan Komisi Oseanografi Antarpemerintah untuk Pasifik Barat (IOC-Westpac) di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Gedung BRIN, Jakarta, Selasa (4/4/2023)

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan tiga program untuk pengembangan ekosistem riset dan inovasi kelautan di Indonesia.

"Kami telah menetapkan tiga program utama. Secara umum, ketiga program utama itu untuk memperbaiki situasi dan ekosistem terkait dengan inovasi penelitian di Indonesia," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam pertemuan Komisi Oseanografi Antarpemerintah untuk Pasifik Barat (IOC-Westpac) di Jakarta, Selasa (4/4).

Program pertama adalah membangun kembali fasilitas dan laboratorium riset termasuk melakukan sejumlah revitalisasi, salah satunya Laboratorium Terpadu Riset Oseanografi (Laterio) di Ancol, Jakarta Utara.

Handoko berharap BRIN memiliki dua fasilitas riset baru pada penghujung tahun 2024.

Program kedua adalah merilis program mobilitas peneliti. BRIN memiliki delapan skema mulai dari asisten penelitian untuk mahasiswa perguruan tinggi,postdoctoral, dan juga beasiswa kunjungan yang terbuka bagi siapa saja terlepas dari apapun kewarganegaraan mereka.

Program itu terbuka bagi periset dari semua negara, termasuk negara-negara anggota IOC Westpac.

Program ketiga adalah meluncurkan sembilan skema pendanaan, salah satunya skema Hari Layar yang memungkinkan para periset untuk melakukan riset kelautan menggunakan fasilitas riset BRIN.

Selain itu terdapat pula pendanaan hibah riset untuk uji klinis yang dapat digunakan berbagai kegiatan, semisal pengembangan obat-obatan baru dengan menggunakan keanekaragaman hayati yang terkandung di laut.

BRIN juga mendukung pendanaan pelaksanaan ekspedisi dan eksplorasi, baik itu maritim maupun terestrial.

BRIN juga membuka kesempatan bagi negara tetangga maupun mitra global untuk mengembangkan pusat kerja sama penelitian berkolaborasi dengan universitas lokal yang dapat menjadi platform baru secara mendalam.

Komisi Oseanografi Antarpemerintah untuk Pasifik Barat merupakan wadah kerja sama riset, teknologi, dan kebijakan di bidang ilmu kelautan untuk negara-negara Pasifik Barat yang mempromosikan kerja sama internasional dan mengoordinasikan program penelitian bidang kelautan, pengamatan laut, dan peningkatan kapasitas.

Forum IOC didirikan pada tahun 1989 untuk mempromosikan kerja sama internasional dan mengkoordinasikan program dalam penelitian kelautan dan pengamatan laut.

Sekretaris Eksekutif Komisi Oseanografi Antarpemerintah (IOC) Vladimir Ryabini mengatakan gagasan perencanaan laut berkelanjutan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan muncul sebagai hasil atau dari musyawarah komunitas ilmiah yang disatukan oleh panel tingkat tinggi untuk ekonomi laut berkelanjutan dimana Indonesia adalah salah satu anggotanya.

Jadi, idenya adalah pengolahan laut secara berkelanjutan atas dasar kerja melawan polusi untuk mengatasi perubahan iklim dan memasukkan masalah laut ke dalam perhitungan nasional serta lebih fokus pada ekonomi laut yang berkelanjutan.

"Ini sebenarnya adalah perubahan berpikir yang sangat besar. Dan kita lihat sekarang bahwa dalam pertemuan-pertemuan PBB laut menjadi semakin penting bagi masa depan umat manusia," kata Vladimir.
Pewarta : Sugiharto Purnama

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.