Berpotensi Menguat pada Awal Pekan
Senin, 03 Apr 2023, 08:27 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS berpotensi kembali menguat awal pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sejumlah sentimen positif, baik eksternal maupun internal.
Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin menilai sentimen terhadap dollar AS masih kurang bagus sehingga mendorong perburuan aset berisiko, termasuk rupiah. Selain itu, aliran dana (inflow) yang masuk ke pasar Indonesia turut memberi andil penguatan untuk rupiah.
Nanang memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (3/4), bergerak di kisaran 14.800-15.150 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Jumat (31/3), menguat 51 poin atau 0,34 persen dari sehari sebelumnya menjadi 14.996 rupiah per dollar AS, ditopang pelemahan indeks dollar AS (DXY).
"Hal ini dipengaruhi oleh terus melemahnya index USD, yang disebabkan oleh kemungkinan ekonomi AS yang akan melambat karena dampak kenaikan suku bunga yang sangat agresif dan terjadinya ketidakstabilan di sektor perbankan," kata ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta.
Rully mengatakan indeks dollar AS (DXY) berada di sekitar 102,2. Indeks dollar AS adalah indeks yang menunjukkan pergerakan dollar terhadap enam mata uang negara utama lainnya, yakni euro, yen Jepang, pound Inggris, dollar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Rupiah Hari Ini Melemah Jadi Rp16.970 per Dollar AS Seiring Ketidakpastian Konflik di Timur Tengah
-
Cegah Gagal Panen, Petani di Kabupaten Lebak Diminta Gunakan Varietas Inpari dan Inpago
-
Papua Siap Bangun Industri Kelautan, Lebih dari 100 Kampung Nelayan Sudah Siap Diverifikasi
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Hasil Proliga 2026: Pertamina Enduro Menang 3-1 atas Popsivo Polwan
-
IEA: Lebih dari 40 Aset Energi Timur Tengah Rusak Parah, Rantai Pasok Global Terancam
-
Rupiah Tak Berkutik di Tengah Gejolak Dunia: Belum Genap Satu Semester, Pelemahan Sudah Signifikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.