Pemerintah Kembangkan Sarana Transportasi di Aceh
Minggu, 02 Apr 2023, 14:09 WIBJAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengembangan sarana transportasi di Aceh, salah satunya adalah jalur kereta api Lhokseumawe - Bireuen yang merupakan bagian dari pembangunan Kereta Api Trans Sumatera. Pengembangan itu sebagai upaya memperlancar konektivitas penumpang maupun barang baik antar provinsi, kota, maupun kabupaten.
Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat kunjungan kerja ke Provinsi Aceh untuk mengecek perkembangan pembangunan Kereta Rel Diesel (KRD) Cut Meutia yang telah beroperasi. Sebagai kereta perintis, KRD Cut Meutia melayani rute Stasiun (St) Krueng Geukueh - St. Bungkaih - St. Krueng Mane. Rute tersebut merupakan bagian dari jalur kereta api lintas Lhokseumawe - Bireuen.
"Kami tengah upayakan pembangunannya bisa selesai, sehingga bisa beroperasi dengan kecepatan yang bisa terus ditingkatkan. Kalau ini sudah selesai, saya akan mengundang bapak Presiden Jokowi untuk hadir ke sini," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/4).
Dia juga menjelaskan bahwa satu set train set yang terdiri dari dua kereta, melayani perjalanan komuter sebanyak 7 kali perjalanan setiap harinya dengan tarif Rp. 2000. Ke depan, layanan KRD Cut Meutia buatan dalam negeri dari PT INKA ini akan terus diperpanjang pelayanannya, melintasi sejumlah stasiun yakni: St. Krueng Geukueh - St. Bungkaih - St. Krueng Mane- St. Geurugok - St. Kutablang.
Budi mengatakan, pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan angkutan massal kereta api di Provinsi Aceh, untuk memperlancar konektivitas penumpang maupun barang baik antar provinsi, kota, maupun kabupaten. Dimana pembangunan infrastruktur kereta api di Aceh harus terus dilanjutkan, karena Aceh ini penuh potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan. Hadirnya Kereta Cut Meutia ini menjadi satu bukti nyata perhatian kami dalam mengembangkan layanan angkutan massal di Aceh.
"Selain berupaya menyelesaikan jalur kereta dari St. Krueng Geukueh ke St. Kutablang, saat ini juga tengah dilakukan upaya penyelesaian jalur kereta api Krueng Geukueh - Paloh," katanya.
Jalur kereta api lintas Lhokseumawe - Bireuen yang tengah dibangun ini melewati sejumlah daerah, yakni: Lhokseumawe - Goa Jepang - Paloh - Krueng Geukueh - Krueng Mane - Geurugok - Kutablang - Matang Glumpang Dua - Tanoh Mirah - Bireuen. Jalur kereta api ini memiliki lebar rel berukuran 1.435 mm (standard gauge), atau sama dengan jalur kereta api Makassar - Parepare di Sulawesi Selatan.
"Dengan semakin bertambahnya panjang jalur kereta api yang beroperasi, diharapkan akan semakin meningkatkan minat masyarakat Aceh dan sekitarnya untuk menggunakan angkutan massal kereta api," tutup Budi.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
GPM menyemarakkan HUT RI di Aceh
-
Bahaya, Jangan Meletakkan Benda di Rel Kereta, Bisa Sebabkan Kecelakaan
-
Perkuat Keamanan Maritim, Kemenhub Kukuhkan 25 Auditor ISPS Code
-
Smart Dental Dorong Perawatan Ortodonti Lebih Terencana lewat Program Merdeka Tersenyum
-
Di Ikuti 60 Profesional dari 24 Negara, Kemenhub Kembali Gelar Indonesia-ICAO DCTP 2026
-
Dibuka Hari Ini! KP2MI Sediakan Kuota 40 Ribu Orang Siap Kerja di Luar Negeri!
-
Andalkan Utang, Kualitas Konsumsi Masyarakat Semakin Tidak Sehat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.