• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pesona Karang Spon Salvado...

Pesona Karang Spon Salvador Dali Rose di Taman Laut Olele

Sabtu, 01 Apr 2023, 06:15 WIB

Kabupaten Bone Bolango menawarkan wisata taman laut yang terjaga kelestariannya. Yang menarik, penyelam dapat melihat Salvador Dali Rose, karang spon yang mirip dengan lukisan "L'enigma del Desiderio" karya maestro Salvador Dali atau melihat hiu paus.

Mungkin masih banyak yang asing dengan Kabupaten Bone Bolango. Kabupaten yang berada di Provinsi Gorontalo ini merupakan hasil pemekaran Kabupaten Gorontalo pada 2003. Pada waktu dimekarkan, Kabupaten Bone Bolango hanya terdiri atas 4 wilayah kecamatan yaitu Bone Pantai, Kabila, Suwawa, dan Tapa, sebelum kemudian menjadi 18 kecamatan seperti saat ini.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/Adiwinata Solihin

Kecamatan Suwawa dipilih menjadi pusat kota Kabupaten Bone Bolango. Suwawa hanya berjarak 9,6 kilometer atau sekitar 27 menit perjalanan dengan Kota Gorontalo, ibu kota provinsi tersebut. Dengan demikian wisatawan yang ingin ke Suwawa dan sekitarnya, tidak membutuhkan perjalanan yang panjang.

Pesona dari Bone Bolango adalah memiliki kekayaan alam berupa pesona wisata bahari dan juga kekayaan hutan hujan yang berada Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW). Wilayah lautnya memiliki pantai indah serta taman laut, sedangkan di daratan terdapat taman nasional dengan kekayaan flora dan faunanya.

Seperti Bunaken di Sulawesi Utara, Kabupaten Bone Bolango juga memiliki taman laut dengan nama Taman Laut Olele. Lokasi ini berada di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, 35,3 kilometer dari Suwawa. Agak berada di pelosok memang lokasinya, namun selama perjalanan menawarkan pemandangan yang indah.

Dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, taman laut tersebut sangat mudah dijangkau. Apalagi Taman laut ini berada di dekat pantai sehingga tidak perlu menyeberang yang akan menambah ongkos transportasi.

Taman Laut Olele berada di seberang Pantai Olele. Pasirnya memiliki warna coklat terang dengan warna air laut berwarna biru yang indah. Di sini melihat beberapa perahu nelayan yang bersandar di bibir pantai. Aktivitas lain yang dapat dilakukan oleh memancing.

Dari semua itu yang paling paling menarik wisatawan memang pemandangan bawah permukaan air laut Taman Laut Olele. Tempat ini memang dikenal menjadi surga bagi yang hobi menikmati pemandangan bawah laut dengan menyelam atau snorkeling.

Taman laut tersebut memiliki visibilitas cukup baik meski berada di pemukiman penduduk. Terumbu karangnya pun masih padat dan keragaman ikan karangnya masih cukup baik. Hal ini membuktikan warga sekitar peduli dan mampu menjaga kekayaan alam yang ada di daerah mereka.

Dengan cara snorkeling, wisatawan bisa melihat keindahan karang yang warna-warni dengan bentuk yang beragam. Pada kedalaman dua meter, hamparan koral sudah bisa terlihat dengan jelas. Tempat ini sangat cocok untuk aktivitas snorkeling, apalagi perairan ini cukup tenang karena berada di Teluk Tomini yang luas.

"Spot" Selam

Jika merasa kurang puas dengan snorkeling karena hanya berada di sekitar permukaan air, menyelam menjadi pilihan selanjutnya. Terdapat banyak spot penyelaman dengan karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Spot tersebut adalah Jinn Cave, Traffic Circle, Honeycomb, dan Muck Dive.

Di Traffic Circle dahulu penyelam bisa melihat Salvador Dali atau karang spon (sponge coral) terbesar yang pernah ditemukan di Laut Sulawesi. Garis tengah karang spon berbentuk mawar antara 1,5 hingga 2 meter. Karang spon dengan jenis Salvador Dali Rose ini sayangnya patah, lalu jatuh dari kedalaman 21 meter, ke kedalaman yang tidak dapat dijangkau oleh penyelam.

Dinamakan Salvador Dali Rose karena motif karang spon itu menyerupai lukisan bunga mawar dari maestro lukis Salvador Dali dari Spanyol yang diberi nama L'enigma del Desiderio. Oleh karena itu karang spon dengan nama latin Petrosia Lignosa ini dijuluki Salvador Dali Rose.

Penyebab patahnya terumbu karang tersebut patah pada Mei 2016 lantaran naiknya suhu air laut akibat adanya super El Nino beberapa waktu lalu. Kenaikan suhu menyebabkan pemutihan karang yang membuat rapuh.

Meskipun karang spon Salvador Dali terbesar telah patah, namun di Taman Laut Olele masih terdapat banyak karang spon sejenis dengan ukuran yang lebih kecil dengan bentuk yang beraneka ragam. Apalagi di tempat ini juga menawarkan daya tarik lain yaitu hiu paus (whale shark) yang jinak.

Spot hiu paus berada di Desa Botubarani, yang masih satu kawasan dengan wilayah perairan pesisir Taman Laut Olele. Dari penelitian yang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar bersama WWF Indonesia dan Whale Shark Indonesia Project, didapatkan hasil hiu paus di Gorontalo paling lama muncul antara bulan Mei dan Juni.

Bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Bone Bolango melihat hius paus menjadi sesuatu yang berharga. Sebabnya di Indonesia sendiri, hiu paus hanya dapat ditemukan di tempat ini dan Teluk Cenderawasih (Papua Barat), dan perairan Talisayan (Kalimantan Timur).

Bagi penyuka fotografi makro, Taman Laut Olele Selain menjadi habitat bagi binatang kecil. Berbagai jenis nudibranch dan udang (shrimp) seperti anemon, saron, dan "orangutan shrimp". Lestari dan kayanya biota laut lain di Taman Laut Olele tidak heran membuatnya dijuluki nirwana bagi penikmat pemandangan bawah air laut.

Spot Jinn Cave terletak kurang lebih 500 meter dari Desa Olele bagian timur. Diberi nama demikian karena tempat ini sama dengan Gua Jin yang ada di daratan. Gua Jin bentuknya sangat besar, bahkan para penyelam tidak akan sadar jika mereka sudah masuk ke dalam gua. Di dalam Gou Jin terdapat dua tiang karang yang disampingnya terdapat celah yang sempit sehingga terasa gelap dan misterius.

Untuk masuk ke Taman Laut Olele tidak ada tarif khusus hingga saat ini. Pengunjung harus mengeluarkan ongkos untuk dapat menikmati keindahannya dengan menyewa perahu dan peralatan snorkeling atau selam untuk mencapai titik tertentu.

Sewa peralatan snorkeling seperti kaki katak, dan masker dan kacamata selam dengan harga yang ditawarkan sekitar 50.000 rupiah per satu buah. Sedangkan harga sewa peralatan selam sekitar 250.000 rupiah untuk per satu set lengkap.

Bagi yang ingin berlama-lama tersedia penginapan agar liburan Anda di Kabupaten Bone Bolango semakin memuaskan. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.