Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Atasi Kekerdilan Anak, PKK Provinsi Gorontalo Kenalkan Aplikasi Stunting Warrior di Pohuwato

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 22:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Atasi Kekerdilan Anak, PKK Provinsi Gorontalo Kenalkan Aplikasi Stunting Warrior di Pohuwato Doc: ANTARA/Adiwinata Solihin
Ket. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Gamaria Purnamawati Monoarfa.

Gorontalo - Percepat atasi kekerdilan anak. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Gamaria Purnamawati Monoarfa, memperkenalkan aplikasi Stunting Warrior kepada camat dan kepala desa se-Kabupaten Pohuwato.

Aplikasi Stunting Warrior tersebut merupakan salah satu pemanfaatan digitalisasi untuk pencegahan dan percepatan penurunan tengkes (stunting).

"Kita tahu bersama bahwa prevalensi angka stunting di Provinsi Gorontalo saat ini sebesar 23,8 persen," ucap Gamaria di Gedung Universitas Pohuwato, Sabtu.

Ia mengungkapkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, setiap daerah menargetkan 14 persen di tahun 2024. Untuk pencapaian target itu dibutuhkan percepatan, dan PKK Provinsi Gorontalo memanfaatkan digitalisasi.

Aplikasi Stunting Warrior memudahkan kader dalam melaporkan data dan perkembangan tengkes di wilayah masing-masing. Tim Pendamping Kesehatan (TPK) yang terdiri dari PKK, kader KB, dan tenaga kesehatan mendeteksi balita, calon pengantin serta ibu hamil yang berisiko tengkes dengan mengisi kuisioner.

Selanjutnya TPK akan memberikan intervensi yang direkomendasikan sesuai kebutuhan serta memonitor status gizi sehat.

Jadi pada aplikasi terdapat kuisioner untuk skrining. Adapun data yang dimasukkan adalah usia, status gizi berat badan dan tinggi badan. Kami juga mengembangkan di dalam aplikasi ini tentang grafik untuk mengetahui seberapa banyak risiko tengkes di desa", tambah Kepala Bidang IV PKK Syafiin Napu.

Selain berfungsi untuk skrining data, aplikasi tersebut berfungsi sebagai media informasi tentang pencegahan tengkes. Tersedia juga edukasi kesehatan reproduksi, kesiapan pranikah, kesiapan kehamilan serta pola hidup sehat.

"Masyarakat dapat mengunjungi aplikasi tersebut pada laman http://gsw.sinews.org/," jelas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.