Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perpaduan Merdeka Belajar dan Literasi Digital Sangat Penting

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 09:53 WIB | Oleh:
Perpaduan Merdeka Belajar dan Literasi Digital Sangat Penting Doc: istimewa
Ket. Pelatihan Literasi Digital Sektor Pemerintahan di lingkungan Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), di Jakarta, Jumat (31/3).

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan, perpaduan Merdeka Belajar dan literasi digital sangat penting. Keduanya berguna untuk meningkatkan kapasitas serta kemampuan para ASN Kemendikbudristek.

"Melalui penyelenggaraan Literasi Digital yang dilaksanakan secara masif dan dipadukan dengan program Merdeka Belajar akan meningkatkan kompetensi atau kemampuan ASN Kemendikbudristek," ujar Nadiem, dalam Pelatihan Literasi Digital Sektor Pemerintahan, di Jakarta, Jumat (31/3).

Nadiem menyebut, ada empat dimensi Literasi Digital sebagai penunjang kompetensi bagi para ASN. Empat dimensi literasi digital yakni Digital Skills, Digital Safety, Digital Ethics, dan Digital Culture akan mengembangkan kompetensi ASN.

"Kegiatan ini juga akan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kecakapan digital ASN Kemendikbudristek. Saya optimis hasil dari pelatihan ini akan meningkatkan pelayanan publik," terangnya.

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti menyampaikan bahwa tanggung jawab ASN kini semakin besar karena pelayanan yang dihadirkan bagi masyarakat semakin beragam. Hal tersebut mendorong ASN agar menguasai literasi digital dengan baik.

Suharti menjelaskan, ada beberapa aspek dasar yang berguna bagi ASN jika telah menguasai literasi digital. Aspek tersebut yaitu mampu berpikir kritis untuk menyaring informasi, mengerti penggunaan internet yang aman, memahami dan menghindari plagiarisme digital, dan menjaga identitas kita atau data-data rahasia di ruang digital.

"Harapannya, ASN Kemendikbudristek bisa mahir di dunia digital dan bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," terangnya.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Boni Pudjianto, menyampaikan, ASN harus memahami konsekuensi dari penggunaan perangkat digital agar tetap aman dan nyaman di dalam ruang digital. Dia mengingatkan para ASN mengenai netralitas dalam memasuki tahun politik di Indonesia.

"Aparatur pemerintah diharapkan dapat mengedepankan sikap netralitas, di mana tidak menunjukkan partisipasinya dalam kampanye politik," katanya.

Dia mengatakan, ASN berada di bawah pengawasan negara. Jika ASN melanggar peraturan negara, maka akan dihadapkan pada konsekuensi yang berlaku sesuai hukum.

"Oleh karena itu, diharapkan ASN dapat menunjukkan sikap netral dan fokus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.