Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap Berkat Banyaknya Perusahaan, New York Ambil Alih London Sebagai Pusat Keuangan Global Terkemuka

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 19:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap Berkat Banyaknya Perusahaan, New York Ambil Alih London Sebagai Pusat Keuangan Global Terkemuka Doc: Antara/REUTERS/Athit Perawongmetha
Ket. Foto Dokumen: Orang-orang menikmati cakrawala Manhattan saat matahari terbenam, dari dek observasi Top of the Rock, di Rockefeller Center, di New York, AS, 28 Juni 2022.

London - Mantap berkat banyaknya perusahaan. Kota London tidak lagi menjadi pemimpin di antara pusat-pusat keuangan global setelah New York naik dari posisi kedua ke level yang diduduki ibu kota Inggris itu, karena lebih banyak perusahaan yang tercatat di Amerika Serikat, kata City of London Corporation pada Kamis (29/3/2023).

City, yang mengelola distrik keuangan London, mengatakan dalam survei tahunannya bahwa tolok ukur kinerja pusat keuangan global memberi London skor daya saing keseluruhan sebesar 60, naik dari 59 pada tahun 2022, tetapi New York meningkatkan skornya menjadi 60.

Singapura berada di urutan ketiga dengan skor daya saing 51, diikuti oleh Frankfurt dengan skor 46, Paris dengan skor 43, dan Tokyo dengan skor 35.

The City mengatakan Inggris terus membangun kekuatannya yang telah lama berdiri sebagai pusat penerbitan surat utang internasional, asuransi komersial, dan perdagangan valuta asing terbesar di dunia, dan pusat manajemen aset terbesar kedua.

Tapi jumlah perusahaan internasional yang melakukan pencatatan ataulistingdi London turun, dan sedikit perusahaan global yang memilih untuklistingdi sana, kata City.

Otoritas Perilaku Keuangan Inggris mengisyaratkan perubahan yang diusulkan pada Rabu (29/3/2023) untuk merampingkan aturan pencatatan.

Pejabat sektor keuangan di Inggris telah menyerukan reformasi aturan keuangan yang lebih cepat untuk meningkatkan daya saing kota setelah Brexit mengadu London dengan pusat-pusat Uni Eropa seperti Amsterdam, Paris dan Frankfurt.

New York mengambil alih London pada tahun 2018 untuk menjadi pusat keuangan global teratas dalam survei Z/Yen yang terpisah.

City dijadwalkan pada kuartal ketiga untuk menetapkan rekomendasi cetak biru jangka panjang untuk "memulai" peran London sebagai pusat keuangan global pasca-Brexit pada tahun 2030.

"Inggris tetap menjadi salah satu pusat keuangan paling terbuka dan global dengan akses yang lebih baik ke pasar internasional daripada AS, Prancis, atau Jepang. Namun keunggulan kompetitif kami terancam," kata Chris Hayward, ketua kebijakan di City of London Corporation.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.