Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pacu Sumber Baru Pertumbuhan

📅 Kamis, 23 Mar 2023, 08:21 WIB | Oleh:

Kenaikan harga komoditas global yang berdampak terhadap inflasi yang terlalu tinggi di sejumlah negara di dunia justru dapat menguntungkan Indonesia, sebagaimana tampak dari surplus neraca perdagangan yang dialami Indonesia sejak 2021.

Pada 2023, harga komoditas global diperkirakan akan melandai, tapi masih berada di atas level pada 2019 karena konflik geopolitik yang masih berlangsung membuat rantai pasok global terganggu.

Karena itu, harga komoditas diperkirakan akan tetap tinggi yang berpengaruh terhadap ekspor.

Konsumsi domestik dan investasi menjadi dua sektor yang perlu dijaga untuk memastikan perekonomian nasional tumbuh hingga 5 persen pada 2023.

"Kalau ekspor dan permintaan domestik baik, seiring dengan meredanya pandemi, PPKM dihentikan, mobilitas masyarakat tinggi, perekonomian dapat kembali ke level normal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.