Tetap Aktif Berolahraga Saat Puasa Boleh Saja, Asalkan.....

Rabu, 22 Mar 2023, 14:00 WIB

Jakarta - Saat memutuskan tetap olahraga meski sedang berpuasa, perlu diingat bahwa tubuh akan membutuhkan mineral dalam bentuk ion untuk menjaga keseimbangan cairan agar tidak dehidrasi. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi minuman isotonik ketika berbuka.

Minuman yang dikenal dengan istilahsport drinkitu merupakan salah satu produk minuman ringan yang mengandung gula, asam sitrat, dan mineral dengan komposisi elektrolit (ion positif dan ion negatif) yang mirip dengan cairan dalam tubuh, sebagaimana tertulis dalam keterangan resmi dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Rabu.

Diketahui, tubuh mengandung beragam mineral dengan fungsi yang berbeda-beda. Di antaranya natrium yang berperan menjaga keseimbangan asam-basa tubuh; klorida untuk penjaga pH, keasaman darah, dan proses pencernaan; kalium untuk menjaga volume cairan tubuh dan fungsi sel; magnesium untuk menyehatkan tulang; dan kalsium untuk menjaga kesehatan gigi, tulang, saraf dan otot. Mineral-mineral itu lah yang disebut dengan elektrolit.

Setelah beraktivitas berat atau berolahraga, elektrolit akan keluar bersama cairan tubuh melalui keringat atau air seni. Di sisi lain, kadar elektrolit harus tetap terjaga sehingga fungsi-fungsi tubuh bisa berjalan dengan baik.

Saat memilih produk minuman isotonik, tentu sebagai seorang muslim harus memperhatikan halal-haramnya.

Dalam minuman isotonik, berperan sebagai salah satu penentu rasa dan penyuplai karbohidrat energi bagi tubuh. Titik kritis kehalalannya terletak pada proses pemutihan karena menggunakan arang aktif atau resin penukar ion.

Arang aktif bisa berasal dari tempurung kelapa, serbuk gergaji, batu bara, atau tulang hewan. Jika menggunakan bahan-bahan nabati, maka tak perlu diragukan kehalalannya. Namun jika arang aktif tersebut berasal dari hewan, maka harus dipastikan berasal dari hewan halal yang disembelih secara syariah.

Kemudian, penggunaan perisa (flavour) dancloudifier(zat pengkabut) juga harus diperhatikan. Keduanya dapat menggunakan bahan turunan dari lemak yang berasal dari hewan maupun nabati. Jika berasal dari hewan, perlu dipastikan bersumber dari hewan yang halal.

Saat pembuatan minuman isotonik, ada penambahan senyawa garam atau mineral, seperti natrium sitrat (Na-Sitrat), kalsium laktat (Ca-laktat) yang merupakan hasil reaksi senyawa kimia dengan produk mikrobial (asam sitrat dan asam laktat). Demikian juga asam askorbat termasuk produk mikrobial.

Menurut Halal Audit Quality Board LPPOM MUI Mulyorini R. Hilwan, titik kritis produk mikrobial adalah apakah mikroba yang digunakan murni atau Genetically Modified Organism (GMO). Jika berasal dari GMO, maka harus dipastikan bukan berasal dari genetika manusia atau babi.

"Mikroba yang digunakan juga harus dipastikan bebas cemaran babi. Media untuk menumbuhkan mikroba menjadi salah satu hal yang paling kritis," kata Mulyorini.

"Titik kritis media mikrobiologi terletak pada sumber nitrogen untuk nutrien pertumbuhan mikrobanya, yang bisa saja berasal dari ekstrak daging atau pepton hidrolisis daging. Daging inilah yang perlu ditelusur berasal dari hewan halal yang disembelih sesuai syariah Islam," lanjutnya.

Terakhir, bahan pengawet minuman isotonik juga harus diperhatikan halal, seperti benzoat, asam laktat dan asam askorbat. Selain itu, pastikan juga memenuhi persyaratan keamanan pangan.



Redaktur: Kris Kaban

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.