Ketika Hilal Tidak Terlihat di Bengkulu dan Ambon, Bakal Terjadi Keberagaman Ibadah Puasa?

Rabu, 22 Mar 2023, 19:11 WIB

Kota Bengkulu- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan hilal atau rukyatul hilal awal Ramadhan 1444 Hijriah di Mess Pemda Bengkulu tidak terlihat.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Muhammad Abdu mengatakan bahwa penyebab tidak terlihatnya hilal di Provinsi Bengkulu, karena tertutup awan yang tebal.

Ket. Foto: Pantauan hilal di Maluku untuk menentukan 1 Ramadhan 1444 hijriah — Sumber: Antara

"Berdasarkan hasil rukyatul hilal awal Ramadhan di Provinsi Bengkulu, hilal tidak terlihat karena tertutup awan yang tebal dan hasil ini akan kita laporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan," ujarnya di Kota Bengkulu, Rabu (22/3).
Ia menyebutkan bahwa pemantauan dengan menggunakan teleskop hilal saat matahari terbenam, yaitu pukul 18.21 WIB hingga bulan terbenam pada 18.57 WIB dan pemantauan tersebut dilakukan selama 36,78 menit.

Pada pemantauan tersebut, ketinggian hilal telah berada di posisi 8.160 derajat dengan posisi bulan berada di sembilan derajat sebelas menit sebelah utara atas matahari.

"Penentuan satu Ramadhan tidak ada perbedaan, jadi semua umat Islam akan melaksanakan puasa Ramadhan bersama-sama dan umat Islam dapat terus menerapkan toleransi antar-agama," katanya.

Dalam melaksanakan ibadah selama Ramadhan, terang dia, umat Islam diminta untuk tidak berlebihan dalam melaksanakan ibadah, tetap menjaga, saling menghormati serta menjaga kerukunan antar-umat beragama.

"Untuk melaksanakan ibadah puasa pada tahun ini keberagaman tentunya mengedepankan kerukunan. Kita berharap di bulan Ramadhan saling rukun dan baik sesama umat beragama ataupun antar-umat beragama," kata Abdu.

Cuaca Berawan di Ambon

Di bagian lain, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku menyatakan hilal tidak terlihat karena pengaruh cuaca berawan.

"Karena kondisi cuaca hilal tidak terlihat, lantaran awan tebal," kata Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Yamin, di Tanjung Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe.

Hal itu merupakan hasil pantauan Kemenag Maluku bersama BMKG di Tanjung Latuhalat, Kota Ambon sejak pukul 16.00 WIT hingga 19.11 WIT.

Berdasarkan hasil pengamatan hari ini, hilal tidak berpotensi terlihat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sehingga diputuskan untuk menunggu keputusan dari Kemenag RI tentang waktu penetapan satu Ramadhan 1444 Hijriah.

"Keberadaan kita pada titik koordinat -3,79 Lintang Selatan (LS) dan 128, 79 Bujur Timur bahwa waktu terbenam matahari pada pukul 19.00, 11 menit 43 detik dan bulan terbenam demikian waktu yang ada hingga saat ini menunjukkan tinggi hilal 3,755 derajat dengan umur bulan 16 jam dan 14 menit dan 45 detik," jelasnya.

Kendala yang dialami saat memantau hilal, kata dia, posisinya tertutup oleh awan tebal.

Dengan demikian penentuan 1 Ramadhan 1444 hijriah akan menunggu hasil sidang isbat oleh KemenagRI.

Redaktur: Kris Kaban

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.