• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Duh, Minyak Kelapa Berisik...

Duh, Minyak Kelapa Berisiko Tingkatkan Kadar Kolesterol Jahat dalam Darah

Selasa, 21 Mar 2023, 14:00 WIB

Rasanya yang enak dan sifatnya yang mudah beradaptasi, membuat minyak kelapa kerap digunakan sebagai bahan alami yang sempurna untuk ditambahkan ke berbagai produk, mulai dari produk kecantikan hingga makanan. Dalam beberapa resep, minyak kelapa digunakan sebagai pengganti minyak hewani bagi mereka yang menjalani pola makan vegan. Hasil survei di Amerika Serikat pada 2016 silam menunjukkan 72 persen orang percaya minyak kelapa menyehatkan, namun hanya 37 persen ahli gizi yang menyetujui klaim tersebut.

Kondisi ini tak terlepas dari fakta bahwa minyak kelapa mengandung lebih dari 80 persen lemak jenuh, seperti dilansir dari laman Harvard School of Public Health. Pasalnya, meskipun kandungan utama dalam minyak kelapa adalah asam laurat, minyak nabati jenis ini juga mengandung asam miristat dan palmitat, yang telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL yang berbahaya.

Ket. Foto: Ilustrasi. — Sumber: Freepik/Jcomp

Risiko peningkatan kadar kolesterol jahat dari minyak kelapa bahkan dilaporkan lebih besar dari minyak nabati lainnya, seperti minyak zaitun.

Dalam meta-analisis dari 16 uji klinis yang dilansir Harvard School of Public Health, minyak kelapa ditemukan meningkatkan kadar kolesterol baik dan kolesterol jahat dibandingkan dengan minyak nabati non tropis.

Dilaporkan, minyak kelapa meningkatkan kolesterol total sekitar 15 poin, dengan rincian meningkatkan kolesterol jahat 10 poin dan kolesterol baik 4 poin. Analisis tersebut juga tidak menemukan bahwa minyak kelapa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap berat badan, lingkar pinggang, atau persentase lemak tubuh, ika dibandingkan dengan minyak nabati lainnya.

Senada, sebuah studi dari American Heart Association (AHA) pada 2017 silam menemukan bahwa minyak kelapa ditemukan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Pasalnya, satu sendok makan minyak kelapa dilaporkan mendekati sekitar 12 gram lemak jenuh.

Angka ini mendekati rekomendasi konsumsi lemak jenuh yang tak boleh melebihi 5-6 persen dari total kalori harian Anda, atau sekitar 11 sampai 13 gram lemak jenuh untuk seseorang yang membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari.

Untuk itu, AHA menyarankan untuk tidak menggunakan minyak kelapa, serta untuk membatasi konsumsi semua lemak jenuh, khususnya bagi mereka yang berisiko atau memiliki penyakit jantung.

Para peneliti lantas menyimpulkan bahwa minyak kelapa tidak boleh dipandang sebagai makanan yang menyehatkan jantung, mengingat mengonsumsi minyak kelapa dapat meningkatkan kolesterol darah termasuk kolesterol jahat, yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung atau stroke.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.