Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Sentral Sulit Bendung Kekhawatiran Krisis Membesar

📅 Selasa, 21 Mar 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bank Sentral Sulit Bendung Kekhawatiran Krisis Membesar Doc: ISTIMEWA
Ket. Nilai tukar rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (20/3) di pasar uang antarbank Jakarta kembali merosot karena para pelaku pasar mencermati kesehatan sektor perbankan dan pasar keuangan terkini setelah penutupan tiga bank di Amerika Serikat (AS). Rupiah ditutup menurun 15 poin atau 0,10 persen ke posisi 15.360 rupiah per dollar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 15.345 per dollar AS.

Analis pasar uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri, kepada Antara mengatakan saat ini pasar akan menantikan rilis beberapa data dan kondisi terkini yang berkaitan dengan kesehatan sektor perbankan dan pasar finansial setelah penutupan tiga bank di AS, yaitu Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank.

Selain itu, pasar menanti hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) atau Dewan Kebijakan Federal Reserve AS pada Maret ini yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan AS sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,75-5 persen.

"Sentimen pasar datang dari kebijakan Bank Sentral AS atau the Fed yang diperkirakan less hawkish atau tidak terlalu agresif dalam menaikkan suku bunga acuannya tahun ini karena inflasi AS yang menurun menjadi enam persen pada Februari 2023, lebih rendah dari 6,4 persen pada Januari 2023," kata Reny.

Sementara itu, di pasar saham Asia ekuitas perbankan telah mendorong penurunan bursa regional. Sementara aset-aset safe haven seperti dollar AS menguat karena kesepakatan akhir pekan untuk menyelamatkan Credit Suisse dan tambahan penalangan likuiditas dari bank-bank sentral tidak dapat membendung kekhawatiran pasar bahwa krisis yang lebih besar sedang terjadi di sistem keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.