Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Perluas Mandat BPDP untuk Komoditas Kakao dan Kelapa

6 Jumat, 06 Nov 2026, 01:21 WIB | Oleh:
Pemerintah Perluas Mandat BPDP untuk Komoditas Kakao dan Kelapa Pemerintah Perluas Mandat BPDP untuk Komoditas Kakao dan Kelapa Doc: ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian
Ket. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menyampaikan sambutan dalam International Conference and Expo on Palm Oil and Others 2026 di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

JAKARTA - Pemerintah resmi memperluas dukungan pembiayaan dan pengembangan sektor perkebunan ke komoditas kakao dan kelapa melalui perluasan mandat Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Kamis (5/11/2026). 

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan perluasan mandat tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola sektor perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Penguatan sektor perkebunan terus diarahkan untuk memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan semakin relevan di tengah dinamika perekonomian global dan transformasi ekonomi," kata Dradjad dalam International Conference and Expo on Palm Oil and Others 2026 di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan perluasan mandat BPDP diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024. Melalui kebijakan tersebut, dukungan pemerintah  diperluas ke komoditas kakao dan kelapa.

Dukungan tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek pembiayaan, tetapi juga mencakup program peremajaan perkebunan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), penyediaan sarana dan prasarana, penguatan kelembagaan, serta pendampingan teknis bagi petani.

Menurut Dradjad, penguatan sektor perkebunan perlu dilakukan melalui tata kelola yang mampu memastikan potensi sumber daya alam memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya petani.

“Pesan yang ingin kami sampaikan itu adalah ketahanan ekonomi nasional itu harus berujung pada kesejahteraan petani,” ujarnya.

Selain melalui dukungan pembiayaan, pemerintah juga memperkuat tata kelola perkebunan melalui peningkatan transparansi ekspor dan penerapan prinsip keberlanjutan.

Dalam aspek transparansi, pemerintah menerapkan mekanisme ekspor komoditas sumber daya alam strategis melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026.

Kebijakan yang berlaku sejak 1 Juni 2026 tersebut bertujuan meningkatkan transparansi data ekspor, mengoptimalkan penerimaan negara, serta menekan praktik under invoicing dan transfer pricing.

Sementara itu, pada aspek keberlanjutan, pemerintah memperkuat penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), termasuk melalui pengembangan sistem informasi untuk mendukung ketertelusuran dan pemetaan perkebunan.

"Penguatan sertifikasi keberlanjutan juga perlu diikuti dengan peningkatan penerimaan di pasar global (global acceptance) agar nilai tambah dari praktik perkebunan berkelanjutan dapat dirasakan oleh perusahaan maupun petani," tutur dia.

Dradjad menambahkan penguatan sektor perkebunan juga perlu diikuti dengan peningkatan nilai tambah komoditas di dalam negeri melalui hilirisasi.

Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui implementasi mandatori biodiesel B50 sejak Juli 2026 serta pengembangan hilirisasi komoditas kakao dan kelapa melalui peningkatan produktivitas, infrastruktur pascapanen, digitalisasi, dan perluasan akses pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Olahraga
Para Pemain PSIM Mematok Ke...

PSIM Masih Bersama Pelatih Darurat Saata Hadapi Dewa United

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Masih Bersama Pelatih ...
Daerah
Cianjur Maksimalkan Persiap...
Luar Negeri
Jepang Bentuk Tim Ahli Sibe...
Luar Negeri
AS Sanksi Jaringan Armada B...

Sumedang Kelabakan Kekeringan, 85.000 Orang Jadi Korban

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sumedang Kelabakan Kekering...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.