Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Penanganan Stunting, Ganjar Tekankan Pembangunan Daerah Tidak Hanya Infrastruktur

📅 Senin, 20 Mar 2023, 22:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Penanganan Stunting, Ganjar Tekankan Pembangunan Daerah Tidak Hanya Infrastruktur Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Wonosobo - Percepat penanganan stunting. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berupa infrastruktur, melainkan juga berupa pengurangan angka kemiskinan dan tengkes (stunting).

"Di luar infrastruktur, pembangunan yang perlu digenjot adalah mengenai penurunan stunting, kemiskinan ekstrem, dan aksesibilitas penyandang disabilitas. Stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu fokus yang mesti dikejar sebagaimana instruksi dari pemerintah pusat," kata Ganjar pada Musrenbangwil Wilayah

Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang, Temanggung, dan Kota Magelang di Aula PT Geo Dipa, Kabupaten Wonosobo, Senin.

Kendati demikian, mantan anggota DPR itu mengakui jika hampir sebagian besar usulan yang ada tentang pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan.

Untuk menuntaskan jalan provinsi, lanjut dia, memerlukan anggaran sekitar Rp15 triliun dan tiap pembangunan atau penyelesaian aduan harus diselesaikan secara bertahap.

"Kita diingatkan terus menerus dan saya senang bagaimana penurunan stunting, kemiskinan ekstrem, aksesibilitas penyandang disabilitas ini luar biasa," ujarnya.

Hal berikut yang menjadi fokus adalah tentang kesetaraan gender sebab dalam dialog ada perwakilan kelompok perempuan yakni dari Aisiyah Kabupaten Magelang terkait dengan kesetaraan yang belum sepenuhnya dapat dilakukan.

"Berikutnya tadi ada kesetaraan laki-laki dan perempuan, kesetaraan gender itu menurut saya bagus, tapi mesti disampaikan dan disosialisasikan terus menerus. Ini PR yang mesti kita selesaikan secara bersama-sama," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga menyoroti kinerja instansi pemerintah yang saat ini sedang menjadi sorotan publik.

Menurutnya, ini menjadi momentum untuk berkaca dan mengevaluasi diri agar dapat melayani masyarakat dengan baik.

"Institusi negara sedang dihajar habis. Yuk kita buat pertaubatan nasional, saya menyampaikan ini karena memang kondisinya seperti itu. Ada yang pamer kemewahan, sedangkan di sini, kita bahas jalan rusak dan sebagainya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.