Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelestarian Budaya, Kemendikbud Merevitalisasi 61 Bahasa Daerah di 22 Provinsi

📅 Sabtu, 18 Mar 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelestarian Budaya, Kemendikbud Merevitalisasi 61 Bahasa Daerah di 22 Provinsi Doc: ANTARA/Nurul Hasanah
Ket. Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, saat memberi penguatan revitalisasi bahasa daerah Gayo, di Banda Aceh, Jumat (17/3/2023).

Banda Aceh - Pelestarian budaya. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa tahun ini bakal merevitalisasi 61 bahasa daerah dari 22 provinsi di Indonesia.

"Tahun ini ada 61 bahasa daerah dari 22 provinsi di Indonesia yang menjadi target pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah (RBD)," kata Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin, di Banda Aceh, Jumat.

Hafidz menyebutkan, adapun daerah yang menjadi target RBD tersebut yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Kemudian, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.

Hafidz menjelaskan, kegiatan revitalisasi bahasa daerah tersebut tidak hanya dilakukan kepada daerah yang bahasanya terancam punah atau dalam status rentan, tetapi juga karena ada kemunduran penutur di kalangan generasi muda.

"Misalnya bahasa Jawa dan bahasa Bali meskipun bukan dalam kondisi kritis, tetap kita lakukan revitalisasi untuk meningkatkan semangat kepada penutur muda agar mencintai bahasa daerah," ujarnya.

Hafidz juga menyampaikan bahwa pelaksanaan RBD ini berkolaborasi dengan Balai Bahasa di provinsi setempat. Bentuk pelaksanaanya menyasar kepada generasi muda khususnya yang masih sekolah di tingkat SD, SMP, dan SMA.

Meski dilaksanakan di sekolah, pelaksanaan RBD bukan dalam bentuk pembelajaran formal. Tetapi melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk lomba seperti menulis cerpen, pidato bahasa daerah, stand up comedy, mendongeng, menyanyi, dan sebagainya.

"Anak-anak nantinya diberi kebebasan untuk memilih mana yang disukai dalam pelaksanaan kegiatan tersebut," katanya.

Kemudian, kata Hafidz, pada tahapan akhirnya bakal dilaksanakan Festival Tunas Bahasa Ibu sebagai bentuk perwujudan selebrasi ketercapaian anak-anak dalam mengimplementasikan bahasa daerah.

Nantinya, lomba tersebut dibuat berjenjang mulai dari tingkat sekolah di kecamatan, kabupaten, serta nantinya tiga yang terbaik tingkat kabupaten akan diikutsertakan ke tingkat nasional.

"Rencananya, Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat nasional itu akan diselenggarakan pada peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional pada Februari 2024 mendatang," ujar Hafidz.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh Umar Solikhan menyampaikan khusus di Aceh, pihaknya bakal melakukan revitalisasi bahasa Gayo di Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Untuk mewujudkan agar target revitalisasi sesuai dengan yang diharapkan, Balai Bahasa Aceh telah melaksanakan rakor dan diskusi kelompok terpumpun sebagai tahapan awal upaya merevitalisasi bahasa Gayo tersebut sejak 15 hingga 18 Maret 2023.

Kata Umar, diskusi terpumpun tersebut bertujuan untuk menghasilkan suatu modul pembelajaran yang digunakan dalam upaya revitalisasi bahasa Gayo itu.

"Kita berharap diskusi tersebut bisa mencapai kesepakatan dan komitmen penuh untuk terlibat dan bertanggung jawab menyukseskan revitalisasi bahasa daerah," demikian Umar Solikhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.