TikTok Abaikan Seruan Jual Saham dari Pemerintah AS

Kamis, 16 Mar 2023, 16:00 WIB

WASHINGTON - TikTok menanggapi laporan The Wall Street Journal yang mengatakan Komite Investasi Asing Departemen Keuangan AS mengancam akan melarang aplikasi tersebut kecuali pemiliknya, ByteDance Ltd. yang berbasis di Beijing, menjual sahamnya.

"Jika melindungi keamanan nasional adalah tujuannya, divestasi tidak menyelesaikan masalah, perubahan kepemilikan tidak akan memaksakan pembatasan baru pada aliran atau akses data," kata juru bicara TikTok Maureen Shanahan, dikutip The Associated Press, Rabu (15/3).

Ket. Foto: Para pejabat AS khawatir TikTok dapat digunakan Tiongkok untuk memata-matai atau menyebarkan propaganda. — Sumber: AP

"Cara terbaik untuk mengatasi kekhawatiran tentang keamanan nasional adalah dengan perlindungan data dan sistem pengguna AS yang transparan dan berbasis di AS, dengan pemantauan, pemeriksaan, dan verifikasi pihak ketiga yang kuat, yang sudah kami terapkan."

Laporan Journal mengutip "orang-orang yang mengetahui masalah ini" tanpa nama.Departemen Keuangan dan Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menolak berkomentar.

Akhir bulan lalu, Gedung Putih memberi waktu 30 hari kepada semua agen federal untuk menghapus TikTok dari semua perangkat pemerintah.

Kantor Manajemen dan Anggaran menyebut pedoman itu sebagai "langkah maju yang penting dalam mengatasi risiko yang dihadirkan oleh aplikasi terhadap data pemerintah yang sensitif". Beberapa lembaga, termasuk Departemen Pertahanan, Keamanan Dalam Negeri, dan Negara, sudah memiliki batasan. Gedung Putih sudah tidak mengizinkan TikTok di perangkatnya.

Kongres mengesahkan "No TikTok on Government Devices Act" pada Desember lalu sebagai bagian dari paket pendanaan pemerintah.Undang-undang memang mengizinkan penggunaan TikTok dalam kasus-kasus tertentu, termasuk untuk keamanan nasional, penegakan hukum, dan tujuan penelitian.

Sementara itu, anggota parlemen di DPR dan Senat telah bergerak maju dengan undang-undang yang akan memberi pemerintahan Biden lebih banyak kekuatan untuk menekan TikTok.

Perwakilan Mike McCaul, ketua Komite Hubungan Luar Negeri DPR, telah menjadi kritikus vokal terhadap aplikasi tersebut. Ia mengatakan Partai Komunis Tiongkok (PKT) menggunakannya untuk "memanipulasi dan memantau penggunanya sambil melahap data orang Amerika yang akan digunakan untuk kegiatan jahat mereka."

"Siapa pun yang mengunduh TikTok di perangkat mereka telah memberikan pintu belakang kepada PKT untuk semua informasi pribadi mereka.Ini adalah balon mata-mata ke telepon Anda," kata anggota Partai Republik dari Texas itu.

TikTok tetap populer dan digunakan oleh dua pertiga remaja di AS. Tetapi ada kekhawatiran yang meningkat bahwa Beijing dapat memperoleh kendali atas data pengguna Amerika yang telah diperoleh aplikasi tersebut.

Perusahaan ini telah mengabaikan larangan federal. Mereka sedang mengembangkan rencana keamanan dan privasi data sebagai bagian dari tinjauan keamanan nasional pemerintahan Biden yang sedang berlangsung.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.