Kontribusi KUR pada Ekspansi Kredit pada 2022 sebesar 50%
Kamis, 16 Mar 2023, 08:22 WIBJAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kontribusi kredit usaha rakyat (KUR) terhadap ekspansi kredit pada 2022 diperkirakan sekitar 600 triliun rupiah atau sebesar 50 persen.
"Dari jumlah tersebut sebesar 40 persen diberikan kepada usaha mikro," ucap Airlangga di Jakarta, Rabu (15/3).
Kondisi tersebut, kata Airlangga menggambarkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki daya tahan yang tinggi di tengah krisis.
Airlangga menegaskan pemerintah akan terus mendorong UMKM lantaran sektor tersebut berkontribusi sebesar 61 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97 persen tenaga kerja.
Dengan demikian, pemerintah meningkatkan alokasi KUR dari 2022 sekitar 360 triliun rupiah menjadi 450 triliun rupiah pada 2023, yang disertai dengan penambahan target debitur baru paling sedikit 1,76 juta debitur dan target debitur graduasi penyaluran KUR paling sedikit 2,36 juta debitur.
Selain itu, pemerintah juga mendorong agar penyaluran kredit kepada UMKM pada 2024 bisa mencapai 1.800 triliun rupiah atau 30 persen dari total kredit. UMKM yang disasar yakni kelompok penerima kredit dengan nilai penyaluran di bawah 10 miliar rupiah.
Selama 10 tahun terakhir, kata dia, penyaluran kredit kepada UMKM masih berada di level 22 persen dari total kredit. Kondisi itu harus menjadi perhatian bank untuk memikirkan apakah harus ada pemindahan porsi dari kredit komersial ke KUR.
"Ini merupakan salah satu satu tugas bank dalam memfasilitasi dan biasanya ini bisa lebih cepat kalau yang dibiayai merupakan sepanjang rantai nilai, mulai dari vendor sampai dengan offtaker dalam klaster sektor tertentu," ucap dia.
Tren Meningkat
Seperti diketahui, penyaluran KUR terus meningkat dalam lima tahun terakhir dari 120,30 triliun rupiah pada 2018 menjadi 365,50 triliun rupiah pada 2022.
Tahun ini, pemerintah menetapkan target penyaluran KUR naik menjadi 470 triliun rupiah dan naik lagi menjadi 585 triliun rupiah pada 2024.
Sebelumnya, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencatat realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2022 menyentuh 365,50 triliun rupiah atau sekitar 97,95 persen dari target sebesar 373,17 triliun rupiah.
"Diperlukan pengawasan dari seluruh pihak agar KUR dapat dirasakan manfaatnya," ujar Deputi Kepala BPKP bidang Akuntan Negara Sally Salamah, beberapa waktu lalu.
- Kredit Usaha Rakyat (KUR)
- Airlangga Hartarto
- Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
- Produk Domestik Bruto (PDB)
- Menko Ekonomi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bentengi Wilayah Perbatasan, Jepang Luncurkan UU Baru untuk Amankan Pulau Terpencil
-
FIFA: Spanyol Catatkan Rekor sebagai Tim yang Tak Terkalahkan dalam 38 Pertandingan, sejak 2024 hingga Piala Dunia 2026
-
Russell Kembali ke Performa Terbaik, Ungguli Hamilton dan Rebut Pole Position GP Barcelona
-
Tim Ichiro ITS Meraih Juara Ketiga di Ajang RoboCup 2026 Korea Selatan
-
Chelsea Datangkan Pep Chavarria, Bek Kiri Rayo Vallecano Dikontrak hingga 2031
-
Diwarnai Tiga Kartu Merah, Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia
-
Biaya Logistik RI 14,29% PDB, Pakar Soroti 3 Penyebab Biaya Tinggi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.