Utamakan Kearifn Lokal, Dubes RI Spanyol Tekankan Pentingnya Praktik Demokrasi Ala Indonesia

Rabu, 15 Mar 2023, 22:39 WIB

Jakarta - Utamakan kearifan lokal. Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol Muhammad Najib menekankan pentingnya mempraktikkan demokrasi ala Indonesia dengan mengutamakan kearifan lokal tanpa mengabaikan nilai demokrasi itu sendiri.

"Substansi demokrasi haruslah bermuara pada kemajuan negara dan kemakmuran seluruh rakyatnya," kataNajibmelalui keterangan pers yang diperoleh ANTARA, Rabu.

Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kunjungan anggota MPR RI di Spanyol.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan perlunya mengingat prestasi yang telah dicapai MPR dalam menerjemahkan sila keempat Pancasila

Prestasi MPR yang ia maksud adalah dalam memilih ketua MPR yang dilakukan secara demokratis, kemudian menempatkan seluruh wakil fraksi pada posisi wakil ketua tanpa meninggalkan satu fraksi pun di dewan tersebut.

Hal itu, kata dia, merupakan bagian dari bentuk kearifan lokal tanpa mengabaikan substansi demokrasi itu sendiri.

Hal serupa juga dilakukan saat Presiden Joko Widodo terpilih untuk kedua kalinya melalui pemilu pada 2019.

Presiden Joko Widodo kemudian mengakomodir capres dan cawapres yang kalah ke dalam kabinet yang dibentuknya, masing-masing sebagai menteri pertahanan dan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Dalam teori demokrasi hal ini dikenal dengan Kabinet Persatuan," kata dia.

Di negara-negara Barat, meski secara teoritis model seperti ini juga dikenal dan dipraktikkan saat negara menghadapi situasi yang sulit, tetapi pemilihan jarang sekali didasarkan atas alasan budaya dan historis.

"Secara budaya masyarakat Barat sangat individualis dan secara historis masyarakat Barat sangat berdarah-darah dalam urusan kekuasaan," katanya.

Sementara, masyarakat Indonesia dikenal guyub dan mengutamakan kebersamaan dalam bermasyarakat, kata dia.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menyadari bahwa kompetisi politik harus dilakukan secara rasional dan terukur.

Pemilu tidak perlu dilakukan secara habis-habisan sehingga menimbulkan luka yang dalam bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, kata Najib.

Ia mengingatkan bahwa pemilu merupakan bagian dari tahapan demokrasi yang harus dilalui.

Oleh karena itu, ia berharap pemilu dapat berlangsung damai dan siapapun yang terpilih harus diterima dan ditempatkan sebagai pilihan rakyat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.