Perlambatan Pasar Ekspor Perlu Diantisipasi

Selasa, 14 Mar 2023, 08:23 WIB

JAKARTA - Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Reni Yanita meminta pelaku IKM furnitur dan kerajinan perlu terus menciptakan inovasi agar bisa melakukan penetrasi pasar di luar negeri.

Sebab, melambatnya pertumbuhan ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat (AS) akan menjadi tantangan cukup berat bagi IKM furnitur dan kerajinan. Sebab, banyak negara di kawasan Eropa dan AS merupakan importir furnitur dan kerajinan terbesar di dunia.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Adapun lima negara importir furnitur terbesar di dunia, yaitu AS, Jerman, Inggris, Prancis, dan Belanda dengan total nilai impor sebesar 145,3 miliar dollar AS. "Pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif, yaitu dengan mengidentifikasi negara nontradisional sebagai alternatif tujuan ekspor," ucap Reni di Jakarta, Senin (13/3).

Dia juga berharap agar perajin furnitur dan kerajinan terus mengeksplorasi kekayaan budaya nasional dengan kemasan modern serta mengikuti tren pasar global. Menurutnya, inovasi dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing suatu produk karena industri furnitur dan kerajinan erat sekali kaitannya dengan gaya hidup.

Dia menambahkan, untuk memaksimalkan pertumbuhan serta perluasan pasar industri furnitur dan kerajinan, diperlukan penyediaan bahan baku, modal, dan tenaga kerja. Bahan baku industri furnitur dan kerajinan di Indonesia bisa dikatakan cukup melimpah, terutama dari hutan produksi.

Menurut Reni, Indonesia juga diuntungkan dengan iklim tropisnya sehingga membuat berbagai jenis pohon dapat tumbuh dengan cepat.

"Indonesia merupakan penghasil 80 persen bahan baku rotan dunia, yang mana daerah penghasil rotan di Indonesia berada di berbagai pulau, terutama di Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi dan Pulau Sumatera," ujar Reni.

Inovasi Produk

Melalui kekuatan dari ketersediaan bahan baku serta didukung dengan desain unik dan menarik, pemerintah optimistis produk furnitur Indonesia memiliki nilai tambah tinggi sehingga mampu berdaya saing global. Selain itu, produk furnitur Indonesia juga perlu didukung dengan konsep berwawasan lingkungan.

Tak hanya menjadi fasilitator dalam pameran nasional maupun internasional, Kemenperin juga menjalankan beragam instrumen kebijakan untuk mengembangkan industri furnitur dan kerajinan.

Kemenperin juga menjalankan program pengembangan desain furniture dan pemberian insentif pajak berupa tax holiday, tax allowance, serta super deduction tax untuk R&D dan vokasi.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.