Politisi Malaysia Dilarang Ceramah di Masjid, PM Anwar: Hormati Aturan Negara

Selasa, 07 Mar 2023, 15:08 WIB

KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, larangan bagi politisi memberikan ceramah di masjid dan surau harus dihormati semua pihak, Selasa (7/3).

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah ketua Partai Islam Se-Malaysia (PAS) Abdul Hadi Awang pada akhir pekan mengatakan akan terus memberikan khotbah di negara bagian Terengganu di Pantai Timur meskipun ada dekrit dari penguasa Trengganu Sultan Mizan Zainal Abidin yang melarang politisi berceramah agama di masjid dan surau.

Ket. Foto: Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan pidato di hadapan staf Kementerian Keuangan pada 7 Maret 2023. — Sumber: CNA/Facebook/Anwar Ibrahim

"Masalah izin di masjid, itu berlaku untuk semua orang termasuk perdana menteri.Penguasa negara memiliki otoritas dalam hal agama.Ini harus dipahami," kata Anwar kepada wartawan usai acara di Kementerian Keuangan.

"Dalam menghormati perintah (otoritas agama), saya menghindari berbicara ketika saya berhenti di masjid untuk shalat Jumat."

Anwar menambahkan, alasan keputusan itu karena terlalu banyak contoh ketika wacana tentang agama mengandung banyak unsur retorika politik garis keras.

Pada 2 Maret lalu, Dewan Agama Islam dan Adat Melayu (MAIDAM) Terengganu mengumumkan perintah Sultan Mizan yang mengatakan bahwa penguasa negara marah karena ada beberapa politisi yang memberikan ceramah dan kelas agama tanpa persetujuan dewan.

Beberapa politisi juga memimpin shalat Jumat tanpa persetujuan sebelumnya, kata MAIDAM, tanpa menyebutkan siapa politisi atau dari partai mana mereka berasal.

Terengganu saat ini dipimpin oleh partai Islam PAS.

Sabtu lalu, Ketua PAS Abdul Hadi berjanji untuk terus memberikan khotbah seperti biasa di Terengganu meskipun ada larangan.

Menurutnya, tidak ada salahnya politisi muslim menyampaikan khotbah di masjid atau mushala karena penting bagi pemimpin untuk angkat bicara dalam berbagai hal termasuk politik.

"Kita harus mengerti… ketika kita berbicara tentang Islam, kita tidak dapat memisahkan politik dari agama.

"Bahkan Nabi Muhammad berbicara tentang politik dalam khotbahnya.Tidak ada yang salah dan kami memiliki kewajiban untuk membicarakannya," ujarnya seperti dikutip dari The Star.

Pada Selasa, Anwar mengatakan, jika Abdul Hadi tidak setuju dengan keputusan tersebut, dia harus menyerahkan memorandum kepada penguasa Terengganu.

Larangan Terengganu atas pembicaraan dan khotbah oleh para pemimpin politik di masjid dan ruang doa mengikuti dekrit serupa di negara bagian selatan Johor awal Januari lalu.Putra Mahkota Tunku Ismail Sultan Ibrahim awal tahun ini memerintahkan agar diskusi politik dijauhkan dari masjid dan mushala.

Tunku Ismail - yang merupakan ketua Dewan Agama Islam Johor - telah memerintahkan bahwa selain larangan ceramah agama di masjid, semua kegiatan yang melibatkan wacana agama serta diskusi yang terlibat harus disetujui terlebih dahulu oleh badan agama terkait.

Di negara bagian lain, penceramah agama juga dilarang atau diberi peringatan keras terkait ceramah yang mengandung pesan politik di masjid.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.