Perkuat Pemasaran, Ekosistem Digital Tingkatkan Omzet Pasar Rakyat

Selasa, 07 Mar 2023, 23:42 WIB

Jakarta - Perkuat pemasaran, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga meyakini masuknya pedagang dan pengelola pasar rakyat ke dalam ekosistem digital dapat meningkatkan omzet dan pendapatan dalam pengelolaan pasar rakyat.

"Masuknya pedagang dan pengelola pasar rakyat ke dalam ekosistem digital dapat meningkatkan omzet pedagang dan pendapatan dalam pengelolaan pasar rakyat," ujar Jerry melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Hingga akhir 2022, Kementerian Perdagangan telah mencapai penerapan digitalisasi 3.588 pasar rakyat dan digitalisasi 250.062 pedagang pasar rakyat

Dalam transformasi digital, Kementerian Perdagangan memetakan kriteria digitalisasi yang terdiri atas dua aspek, yaitu digitalisasi pasar rakyat dan digitalisasi pedagang pasar rakyat.

Pengelompokan digitalisasi dimaksudkan agar pemerintah dapat memetakan sinergi pemangku kepentingan, langkah, dan upaya strategis yang ditempuh untuk kesuksesan program tersebut.

Lebih lanjut, di Jawa Barat capaian program digitalisasi telah mencakup di 158 pasar rakyat dan 5.409 pedagang pasar. Kategori digitalisasinya berupa pemanfaatan sistem informasi sarana perdagangan Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP) dan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), lokapasar (marketplace), dan pembayaran secara nontunai.

"UMKM diharapkan dapat beradaptasi terhadap perkembangan yang ada, sehingga dapat turut mengembangkan usahanya. Terlebih di tengah tantangan kondisi ekonomi, pergeseran perilaku perdagangan pascapandemi COVID-19, dan berbagai krisis," kata Jerry.

Menurut Jerry, target Kementerian Perdagangan dapat dicapai melalui beberapa kerja sama dan kolaborasi nyata, seperti pembayaran nontunai Sehat, Inovatif, Aman, Pakai QRIS (SIAP QRIS) bersama Bank Indonesia dan Pos Indonesia; dan pemanfaatan lokapasar melalui Tokopedia dan Tumbasin.

Selanjutnya, pemanfaatan pengantaranon demandmelalui GrabMart; penerapan situs web pasar, informasi harga dan pencatatan omzet pasar melalui SISP; serta penerapan pembayaran retribusi secara elektronik melalui perbankan daerah dan nasional.

Kementerian Perdagangan juga terus berperan aktif memfasilitasi pelaku usaha yang memberikan perhatian terhadap pengembangan ekosistem digital di pasar rakyat melalui kegiatan sosialisasi dan kolaborasi implementasi digitalisasi secarapilottingdi lapangan.

Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan daya saing dan eksistensi pasar rakyat. Salah satu caranya melalui digitalisasi pasar rakyat.

"Manfaat digitalisasi, bukan hanya semata memudahkan transaksi, tetapi jauh lebih luas dan substantif. Efektivitas perdagangan, inklusi keuangan, serta kesempatan usaha dalam bidang perdagangan dan rantai pasok juga akan lebih efektif dan cepat berkat transformasi digital pada ekosistem pasar. Selain itu, lebih aman dan lebih rapi administrasinya," kata Jerry.

Jerry menyampaikan semua alat ukur yang digunakan dalam transaksi perdagangan di Pasar Tagog Padalarang, Jawa Barat sudah ditera/ditera ulang sesuai jadwal. Dinas yang membidangi perdagangan juga secara rutin melakukan pengawasan terhadap penggunaan alat ukur di pasar.

Selain itu, telah tersedia pos ukur ulang untuk membantu pembeli memastikan kebenaran barang yang dibeli. Sementara untuk meningkatkan pelayanan kemetrologian, dinas terkait juga melakukan pembinaan terhadap "Kang Ujang" (tukang uji timbangan), yaitu juru ukur, juru takar dan juru timbang.

Dalam pembukaan Serbu Pasar Bank Tabungan Negara (BTN) di Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (7/3), Jerry turut memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok.

Jerry mengatakan harga bahan pokok tersebut cukup stabil serta distribusinya lancar.

Pada Selasa ( 7/3) di Pasar Tagog Padalarang, tercatat harga beras Rp10.000-Rp13.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng curah Rp15.000/liter, dan MinyaKita Rp15.500/liter. Sementara itu, daging sapi Rp100.000-Rp130.000/kg, telur ayam Rp27.500/kg, dan tepung terigu Rp9.000-Rp12.500.

Adapun cabai merah Rp38.000/kg, cabai rawit merah Rp68.000/kg, bawang merah Rp32.000, bawang putih Rp28.000-Rp30.000/kg, tempe Rp5.000/papan, tahu Rp5.000/bungkus.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.