Pembangunan Kawasan Inti IKN Sudah Mencapai 23 Persen

Selasa, 07 Mar 2023, 00:03 WIB

JAKARTA - Rata-rata capaian pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah mencapai 23 persen. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Nusantara, Silvia Halim, mengatakan beberapa bagian kegiatan seperti bangunan dan penyediaan bahan baku sudah mencapai 40 persen, bahkan ada yang mencapai 90 persen.

"Jadi, semuanya on track berkat kerja keras teman-teman di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bergiat di lapangan, kita optimis masih sesuai target dan rencana," kata Silvia dalam webinar bertajuk "Geliat IKN Menyongsong Masa Depan" yang diadakan Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), di Jakarta, Senin (6/3).

Ket. Foto: ANDRINOF CHANIAGO Pakar Kebijakan Publik - Pembangunan proyek IKN optimistis berjalan sesuai cetak biru yang dirancang pemerintah. Dan diharapkan pemerintah fokus membangun kawasan inti. — Sumber: SETNEG.GO.ID

Saat ini, berbagai kegiatan pembangunan sedang dilakukan di kawasan IKN, dengan fokus pembangunan pemerintah ialah KIPP. KIPP sendiri meliputi 6.600 hektare dari kawasan IKN yang mencapai 56 ribu hektare.

"KIPP menjadi pusat pembangunan utama. Di dalam situ bisa ditemukan Sumbu Nusantara, Istana Presiden, Kantor Presiden, beberapa kantor kementerian, dan juga hunian untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri, dan TNI," kata Silvia.

Pakar Kebijakan Publik, Andrinof Chaniago, dalam kesempatan itu mengaku optimistis pembangunan proyek IKN berjalan sesuai cetak biru yang dirancang pemerintah. Dia pun berharap pemerintah fokus membangun kawasan inti. Sebab sumber pendanaannya jelas yakni bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah itu akan menarik sektor swasta untuk ikut membangun dan mengembangkan kawasan penunjang.

"Untuk kawasan inti, saya yakin empat tahun sudah selesai. Karena ini sumber biayanya pasti, yaitu APBN. Kalau dana APBN dialokasikan rata-rata 25 triliun rupiah per tahun, lima tahun saya rasa itu tuntas," kata Andrinof.

Selain fokus di IKN, pembangunan di kawasan penyangga, jelas Andrinof, harus dibuat perencanaan dengan baik. Misalnya, Tenggarong dengan potensi wisatanya yang luar biasa setelah hadirnya IKN di sana, karena jarak tempuh perjalanan hanya sekitar sejam hingga 1,5 jam.

Tolok Ukur

Pakar kebijakan publik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan pembangunan proyek IKN harus maksimal sehingga perkembangannya dapat meyakinkan semua pihak, baik masyarakat maupun calon investor. Itu akan menjadi tolok ukur keseriusan dan capaian pemerintah.

"Progresnya harus meyakinkan karena akan jadi tolok ukur keseriusan pemerintahan Jokowi dalam menyiapkan berbagai prasarana dasar pengembangan ibu kota yang baru. Ketika proyek ini progresnya signifikan maka secara otomatis akan bisa meyakinkan para investor untuk tertarik masuk ke IKN," katanya.

Pemerintah pusat, tambahnya, harus mengarahkan perhatian penuh agar progresnya signifikan. Ini pertaruhan yang tidak ringan, sebab IKN juga akan menjadi simbol kehormatan dan legacy di akhir Pemerintahan Presiden Jokowi.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.