Kesenjangan Kompetensi Lulusan PT Harus Diminimalisir
Sabtu, 04 Mar 2023, 01:10 WIBJAKARTA - Wakil Rektor III Bidang Mahasiswa, Alumni, dan Kewirausahaan, Universitas Krida Wacana (Ukrida) Denni Boy Saragih, mengatakan kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi (PT) untuk mengakses lapangan kerja harus diminimalisir. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan ikut bertanggung jawab mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja.
"Kebutuhan dunia usaha dan dunia industri perlu diselaraskan dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi, dan disinilah salah satu peran perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas," ujar Denni, dalam Talk Show Indonesia Career Center Connects Network (ICCN) Connect 2023, di Jakarta, Jumat (3/3).
Dia menyebut, kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri terus ditingkatkan. Harapannya agar lulusan perguruan tinggi siap pakai ketika terjun di berbagai perusahaan.
Dia mengatakan, saat ini perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri semakin dekat. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa berkesempatan mengikuti kegiatan magang.
"Di sinilah kesempatan mahasiswa mulai mengenal dunia usaha dan dunia industri, sehingga saat memasuki dunia kerja sudah memiliki gambaran," jelasnya.
Pusat Karier
Denni mengungkapkan, perguruan tinggi memiliki pusat karier yang menjadi bagian dari kolaborasi dengan berbagai perusahaan. Tujuannya untuk memfasilitasi informasi mengenai peluang kerja bagi para lulusan perguruan tinggi.
Dia menambahkan, ICCN sebagai asosiasi pusat karier perguruan tinggi, memiliki peran dalam mendampingi para pengelola pusat karier perguruan tinggi. TIdak hanya penyiapan lulusan, tapi mencakup penyaluran masuk ke dunia usaha dan dunia industri. "Karena itu, ICCN melaksanakan kegiatan yang mempertemukan perguruan tinggi dengan berbagai perwakilan perusahaan," tandasnya.
Sebagai informasi, Ukrida menjadi tuan rumah pelaksanaan ICCN Connects 2023. Tujuan kegiatan tersebut memperluas koneksi, dimana perguruan tinggi dan mitra dunia industri dapat saling berbagi peluang dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja, gambaran jenjang karier, maupun perekrutan karyawan baru berdasarkan profil lulusan tiap universitas.
Presiden ICCN Teddy Indira Budiwan, mengatakan industri seringkali belum mendapatkan talent yang cocok sedangkan angka pelamar kerja tinggi. Industri membutuhkan talent yang memiliki analytical dan critical thinking untuk problem solving dan memiliki daya tahan dalam bekerja.
"Saat ini generasi Z cenderung mencari meaningful work, bekerja bukan hanya sekadar untuk uang tetapi dapat mengembangkan diri dengan difasilitasi industri dengan training maupun apresiasi," katanya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Panglima TNI Resmi Lantik 796 Perwira Prajurit Karier Reguler dan Progsus TA 2026
-
Catat! CFD Jakarta Ditiadakan pada 31 Mei 2026 Saat Hari Raya Waisak
-
Nelayan di Bontang Kembangkan Keramba Apung Menjadi Destinasi Wisata
-
Swiatek Temukan Ritme di Awal Musim Tanah Liat
-
Tiongkok Pererat Kerja Sama dengan Indonesia, Kembangkan Potensi Makassar
-
Libur Lebaran 2026, Wisatawan Serbu Taman Mini Indonesia Indah
-
Daya Beli Melemah, Warga ke Mal Menurun. Jakarta Great Sales untuk Gairahkan Warga ke Mal Lagi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.