Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Persiapan Setelah Bebas dengan Bertani, Program Kemandirian Rutan Pelaihari Ciptakan Warga Binaan Produktif

📅 Selasa, 28 Feb 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Persiapan Setelah Bebas dengan Bertani, Program Kemandirian Rutan Pelaihari Ciptakan Warga Binaan Produktif Doc: ANTARA/Firman
Ket. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel Faisol Ali didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari Fani Andika berada di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas IIB Pelaihari, Senin (27/2/2023).

Pelaihari - Persiapan setelah bebas dengan bertani, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan (Kalsel) Faisol Ali mengapresiasi program kemandirian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari yang telah berhasil menciptakan warga binaan produktif.

"Hasil pertanian dan perkebunan di Rutan Pelaihari sudah bisa menghidupi warga binaan secara mandiri," kata dia di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Senin.

Adapun area pertanian dan perkebunan berada di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas IIB Pelaihari yang kini ditanami sayur-mayur seperti sawi, terong dan juga cabai.

Faisol menyebut setiap kali panen hasilnya telah memiliki pelanggan tetap yang membelinya untuk dipasarkan kembali oleh pedagang ke pasar-pasar.

"Kami berharap setelah bebas nanti warga binaan bisa hidup mandiri dengan membuka usaha sendiri termasuk menekuni usaha pertanian yang sangat potensial menguntungkan," ujarnya.

Saat kunjungannya ke Rutan Pelaihari, Faisol pun memberikan penguatan agar satuan kerja bidang Pemasyarakatan itu terus berinovasi yang berfokus pada layanan guna mendukung pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Terkait pelaksanaan reformasi birokrasi dalam rangka pembangunan zona integritas, dia menyampaikan atensi pada organisasi, tata laksana, sumber daya manusia, perundang-undangan, akuntabilitas, pelayanan publik dan pengawasan.

"Laksanakan Resolusi Kemenkumham Tahun 2023 dengan konsep sederhana yaitu mewujudkan Kemenkumham yang Semakin PASTI dan BerAkhlak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.