Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Alirkan Bantuan Logistik

📅 Selasa, 28 Feb 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Alirkan Bantuan Logistik Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Foto udara banjir yang menggenangi perumahan Puri Nirwana Residence, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/2).

BEKASI - Pemkab Bekasi mulai mengalirkan bantuan logistik untuk para korban banjir yang jumlahnya mencapai 38.000 lebih. Informasi ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muchlis, Senin (27/2).

Muchlis telah melakukan sejumlah upaya penanganan warga yang terdampak banjir. Kebutuhan warga terdampak banjir antara lain perahu karet, tenda darurat, logistik atau dapur umum. Mereka juga memerlukan bantuan medis atau obat-obatan. "Kami terus mendata, evakuasi, dan sekaligus memberikan bantuan logistik," jelas Muchlis.

Selain itu, BPBD telah mendirikan dapur umur dengan Dinas Sosial. Untuk penanganan kesehatan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas. Dia mendapat bantuan personel penanganan banjir dari lintas sektor sesperti Brimob, PMI, tim medis puskesmas, dan Public Safety Center 119.

"Tim medis sudah mendirikan posko kesehatan di beberapa wilayah seperti Aula Kecamatan Babelan dan Balai Desa Sukadarma, Sukatani," katanya. Banjir Kabupaten Bekasi meluas hingga ke 73 titik yang tersebar di 11 kecamatan.

Wilayah terdampak banjir antara lain Kecamatan Karang Bahagia dengan ketinggian 50-70 sentimeter, Babelan 30-40 sentimeter, Sukatani 30-65 sentimeter, dan Kecamatan Cikarang Utara setinggi 30-70 sentimeter. Muchlis menyebutkan banjir Bekasi terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak akhir pekan lalu. Hal itu ditambah luapan sungai di beberapa lokasi.

Luapan antara lain dari Kali Ulu dan Kali Ciherang. Selain itu, juga disebabkan jebolnya tanggul Kali Rahmi. Tambah lagi sistem drainase yang kurang baik. Akhir pekan lalu, banjir sudah menggenangi enam kecamatan. Tak berapa lama, jumlah wilayah terdampak banjir bertambah menjadi sembilan kecamatan, dan terakhir 11 kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.