Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Cerdas, Polres Bangkalan Cegah Dini Mainan Petasan Melalui Sambang Desa

📅 Kamis, 23 Feb 2023, 02:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Cerdas, Polres Bangkalan Cegah Dini Mainan Petasan Melalui Sambang Desa Doc: ANTARA/HO-Polres Bangkalan
Ket. Personel Polsek Burneh, Bangkalan, Jawa Timur mendatangi warga dalam program sambang desa, dan menyosialisasikan bahaya petasan.

Bangkalan - Polres Bangkalan, Jawa Timur melakukan upaya pencegahan dini bahaya permainan petasan menyusul terjadinya ledakan yang menyebabkan 15 unit rumah warga rusak dan satu orang tewas di Kabupaten Blitar pada 19 Februari 2023.

Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono di Bangkalan, Jawa Timur, Rabu menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan sebanyak 281 personel untuk mengemban misi khusus mencegah permainan petasan di masyarakat melalui program sambang desa itu.

"Masing-masing desa atau kelurahan satu personel. Pola yang kita lakukan adalah persuasif, yakni dengan memberikan arahan guna menyadarkan warga," katanya.

Menurut Kapolres, ke 281 personel yang mendapatkan tugas khusus ini merupakan personel Polri yang memang bertugas di desa/kelurahan sebagai Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

"Mereka kita instruksikan untuk datang secara langsung ke rumah-rumah warga, memberikan arahan dan pencerahan akan bahaya petasan," katanya.

Kapolres mengatakan, kasus ledakan yang terjadi di Blitar, Jawa Timur pada 19 Februari 2023 telah menelan banyak korban, yakni satu orang meninggal dunia, dan delapan orang lainnya luka-luka, serta menyebabkan sebanyak 15 unit warga rusak.

Di Bangkalan secara khusus dan Madura pada umumnya, sambung Kapolres, mainan petasan banyak dilakukan warga saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Karena itu, kami melakukan pencegahan dini, dengan menggerakkan personel yang memang bertugas di desa, sehingga dengan cara itu, pesan dari petugas bisa tersampaikan secara langsung kepada warga," katanya.

Salah seorang anggota Bhabinkamtibmas yang mulai melakukan penyuluhan tentang bahaya petasan adalah Aipda Mulyadi.

Personel polisi dari Polsek Burneh Bangkalan yang bertugas di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan ini, mulai mendatangi rumah-rumah warga di kelurahan itu.

Terkadang Mulyadi menyampaikan sosialisasi di pos kamling, dan warung kopi, sambung berbincang santai dengan warga.

"Kami sampaikan kepada warga yang tengah cangkruk-an di pos kamling tentang bahaya peledak mercon. Jangan sampai membeli, meracik, memperjualbelikan karena sangat berbahaya bagi keselamatan warga," katanya.

Kejadian ledakan yang telah menyebabkan belasan rumah rusak, dan menelan korban jiwa di Blitar, Jawa Timur juga menjadi materi pokok sosialisasi agar warga paham akan bahaya petasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.