- Home
-
- Luar Negeri
-
- Banyak Sekali, Gempa Susul...
Banyak Sekali, Gempa Susulan di Turki Sudah Lebih dari 6.000 Kali
Rabu, 22 Feb 2023, 00:18 WIBAnkara - Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) mencatat lebih dari 6.000 gempa susulan terjadi setelah dua gempa bumi besar mengguncang negara itu pada 6 Februari 2023.
Direktur Umum untuk Gempa Bumi dan Pengurangan Risiko AFAD Orhan Tatar menyebut jumlah gempa susulan yang ditimbulkan oleh kedua gempa tersebut mencapai 6.040, di antaranya 1.628 gempa susulan dalam magnitudo 3 sampai 4,436 gempa bermagnitudo 4 sampai 5, dan 40 gempa susulan bermagnitudo 5 sampai 6. Ada juga satu gempa susulan bermagnitudo 6,6.
AFAD memperingatkan gempa susulan setelah gempa dahsyat melanda selatan Turki juga akan terus terjadi.
"Terutama setelah gempa sebesar ini, gempa susulan akan berlanjut untuk jangka waktulebih lama. Beberapa gempa susulan ini mungkin berkekuatan 5 ke atas," kata Tatar.
Akibat gempa bumi tersebut, kerak bumi bergerak sejauh 7,3 meter.
'Itu angka yang sangat besar. Gempa bumi juga melepaskan banyak energi," kata dia..
Dampak gempa itu mencapai area seluas110.000 kilometer persegi dan menyebabkan kerusakan di banyak provinsi dan kabupaten.
Guna mengatasi klaim di media sosial tentang kilatan cahaya di langit yang menyerupai sambaran petir selama gempa bumi, Tatar mengatakan kilatan cahaya yang intens selama gempa adalah hal biasa.
Dua gempa besar pada 6 Februari merenggut paling sedikit 41.020 jiwa manusia, kata AFAD.
Gempa bermagnitudo 7,7 dan 7,6 yang berpusat di Provinsi Kahramanmarasitu berdampak kepada 13 juta orang di sebelasprovinsi, termasuk Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Gaziantep, Hatay, Kilis, Malatya, Osmaniye, Elazig, dan Sanliurfa.
Di Suriah, setidaknya 5.840 orang tewas karena gempa tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Senasib Sepenanggungan, Thailand Dorong Myanmar Kembali Aktif di Keluarga Besar ASEAN
-
Andreeva Singkirkan Swiatek, Hadapi Unggulan Utama Rybakina di Semifinal Stuttgart Open
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Legislator Arzeti Bilbina Minta Pemerintah Dampingi Korban "Daycare" dengan Psikolog
-
Turki Kembangkan Meriam Howitzer Dengan Penggerak SUV
-
Preview Turki vs Paraguay: Momentum Para Pelatih Menjawab Kritikan
-
Turki vs Paraguay: Laga Hidup Mati Demi Menjaga Asa di Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.