Berpeluang Menguat Lanjutan
Selasa, 21 Feb 2023, 07:24 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan penguatannya, hari ini (21/2), seiring mengendurnya tekanan dari dollar AS. Pergerakan rupiah akan dipengaruhi sentimen internal dan eksternal.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai keputusan bank sentral Tiongkok (PBoC) merpertahankan suku bunga acuan mengindikasikan ekonomi negara tersebut mulai membaik.
Dari dalam negeri, Ibrahim menilai Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) dirumuskan sangat komprehensif untuk menunjang kinerja dari empat lembaga keuangan di bawah Kementerian Keuangan.
Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (21/2), akan dibuka fluktuatif namun ditutup menguat di kisaran 15.140-15.190 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ini menguat setelah rilis surplus neraca pembayaran Indonesia (NPI) 2022. Kurs rupiah ditutup naik 51 poin atau 0,34 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.159 rupiah per dollar AS.
"Laporan neraca transaksi berjalan yang kembali positif memberikan sentimen positif untuk rupiah didukung oleh masih tingginya harga komoditas ekspor Indonesia," kata Analis ICDX Revandra Aritama di Jakarta, Senin.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Kampanye Hidup Sehat bagi Masyarakat di Ambon
-
Ragunan Dipadati Wisatawan Berbagai Daerah Saat Libur Panjang
-
Libur Sekolah 2026: Eminence Global Rilis Paket Edukatif Seru di Puncak dan Lembang
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.