Warga Jangan Lengah Hadapi Covid-19

Senin, 20 Feb 2023, 00:01 WIB

JAKARTA - Masyarakat diimbau jangan lengah walau tata kelola Covid-19 sudah dibuat pemerintah, tapi memerlukan ikhtiar kesiapsiagaan di masa transisi menuju endemi. Situasi darurat bisa muncul lagi atau terjadinya varian baru yang menjadikan lonjakan kasus.

"Setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dicabut, parameter kasus tetap terkendali. Meskipun terjadi gejolak lonjakan kasus di luar negeri, namun warga jangan lengah," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Mohammad Syahril, dalam Workshop Transisi dari Pandemi ke Endemi dalam jaringan yang diikuti dari Jakarta, pekan lalu.

Ket. Foto: — Sumber: Sumber: Covid19.go.id

Seperti dikutip dari Antara, Syahril mengatakan kewaspadaan tetap harus dilakukan karena Indonesia juga dihadapkan pada dampak terhadap long Covid-19 yang dialami pada 30 persen populasi penyintas.

Syahril mengatakan bangsa Indonesia bersyukur atas kebijakan pemerintah mencabut PPKM pada 30 Desember 2022, setelah tiga tahun bergelut dengan Covid-19. "Kebijakan itu merupakan rekomendasi semua pihak terkait sebagai keberhasilan bangsa Indonesia," katanya.

Namun, pencabutan PPKM perlu disertai persyaratan, seperti angka konfirmasi di bawah 20 per 100 ribu penduduk, kematian di bawah 1 per 100 ribu penduduk, keterisian tempat tidur perawatan di rumah sakit di bawah 5 persen.

Syahril juga melaporkan, 99 persen populasi di Indonesia telah memiliki antibodi terhadap SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, berdasarkan serologi survei (serosurvei) yang dilaksanakan Januari 2023.

Selain itu, tambah Syahril, Kemenkes melibatkan peran sejumlah lembaga internasional, EpiC dan USAID, untuk membimbing Indonesia memasuki era endemi Covid-19.

"EpiC Indonesia dan United States Agency for International Development (USAID) mengajak kita masuk ke era endemi dengan baik, sehingga usulan Indonesia untuk mencabut pandemi segera terwujud," kata Syahril.

Pengendalian Epidemi

EpiC Indonesia merupakan bagian dari organisasi internasional EpiC yang beraktivitas memenuhi target dan mempertahankan pengendalian epidemi. Sedangkan USAID merupakan badan independen AS yang bertanggung jawab atas bantuan di bidang ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan.

Pada acara yang sama, Technical Office Covid-19 EpiC Indonesia, Triftianti, mengatakan EpiC merupakan proyek yang didanai USAID untuk mempercepat akses yang luas dan merata pada pelayanan vaksinasi Covid-19 yang aman dan efektif, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 melalui mitigasi penelusuran, memperkuat sistem kesehatan.

"EpiC Indonesia bekerja di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Papua," katanya.

Bantuan teknis yang telah didistribusikan berupa hibah 1.000 unit ventilator mekanis Vyaire LTV 1200/2200 sebagai mitigasi dampak dari Covid-19 di Indonesia.

Selama Juni 2020 hingga November 2021, sekitar 905 ventilator telah didistribusikan, dan 1.572 tenaga kesehatan di 485 fasyankes di 211 kabupaten/kota telah menerima peningkatan kapasitas penggunaan ventilator.

Lebih jauh Syahril mengemukakan situasi kasus yang terkendali pada masa transisi menuju endemi perlu dikawal dengan pemenuhan perlindungan vaksinasi Covid-19.

"Pada November 2022 diberlakukan vaksinasi booster kedua hanya untuk tenaga kesehatan dan lansia, kemudian banyak yang minta diprioritaskan kepada seluruh umur di atas 18 tahun. Itu maksudnya karena kami betul-betul mengawal pandemi ini sampai berakhir," kata Syahril.

Syahril, yang juga Direktur RSPI Sulianti Saroso, meminta kepada masyarakat segera melakukan vaksinasi Covid-19 agar keadaan tidak kembali pada lonjakan kasus dan memburuk.

"Jangan sampai kekebalan ini menurun, sementara pandemi masih berjalan. Kami berharap vaksin menambah kadar antibodi, sehingga walau sakit, tidak dalam keadaan yang berat," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.