Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

38 Mahasiswa Tingkatkan Literasi dan Numerasi Siswa di Kalteng

📅 Senin, 20 Feb 2023, 01:00 WIB | Oleh:
38 Mahasiswa Tingkatkan Literasi dan Numerasi Siswa di Kalteng Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbudristek, Sutanto, dalam Pelepasan Mahasiswa Kampus Mengajar, di Palangkaraya, Pekan lalu.

PALANGKARAYA - Sebanyak 38 mahasiswa terlibat dalam program Kampus Mengajar angkatan ke-5 di Kalimantan Tengah (Kelteng). Mereka akan fokus pada peningkatan literasi dan numerasi di sekolah tingkat dasar dan menengah pertama yang membutuhkan peningkatan.

"Adik-adik mahasiswa punya tugas untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kemendikbudristek, Sutanto, dalam Pelepasan Mahasiswa Kampus Mengajar, di Palangkaraya, pekan lalu.

Sutanto menerangkan, kemampuan literasi dan numerasi merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa. Kemampuan tersebut menentukan keberhasilan masa depan mereka.

Dia menekankan, kemampuan literasi dan numerasi tidak cukup hanya kemampuan dasar saja. Menurutnya, kemampuan tersebut harus mampu mencapai tahap berpikir tingkat tinggi. "Jadi tidak hanya mengerti teks saja, tapi juga bisa sampai menelaah apa makna dalam teks tersebut," jelasnya.

Sebagai informasi, 38 peserta Kampus Mengajar berasal dari 3 Universitas Palangkaraya, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, dan Sekolah Tinggi Manajamen Informatika dan Komputer (STMIK) Palangkaraya. Selama satu semester mereka akan mendampingi pembelajaran siswa dan mendapat pengakuan SKS.

Sutanto mengungkapkan, mahasiswa Kampus Mengajar juga menjadi mitra guru untuk menciptakan pembelajaran inovatif. Mahasiswa juga berdiskusi dengan pemangku kepentingan untuk mendukung pembelajaran.

"Semoga peserta bisa mengaktualisasikan ilmu dari perguruan tinggi dan mendapat pengalaman yang berharga untuk ke depannya,""tandasnya.

Interaksi Langsung

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menekankan bahwa pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat sangatlah penting untuk dimiliki oleh para mahasiswa. Mereka dapat mendapatkan banyak pelajaran yang merupakan bekal berharga untuk kehidupan di masa depan.

"Seperti misalnya kemampuan leadership, komunikasi, problem solving, juga kemampuan berkolaborasi, dan masih banyak soft skills lain yang tidak akan didapatkan di dalam kelas," ucapnya.

Progran Kampus Mengajar angkatan ke-5 diikuti 21.045 mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 5 di 5.093 sekolah. Nadiem berharap, peserta program Kampus Mengajar untuk diberi bimbingan.

"Besar harapan saya agar Ibu dan Bapak dapat berdiskusi, berkolaborasi, dan bekerja sama dengan adik-adik mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, khususnya dalam hal kemampuan literasi numerasi dan pemanfaatan terobosan-terobosan teknologi," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.