- Home
-
- Luar Negeri
-
- Rusia Desak NATO Adakan Pe...
Rusia Desak NATO Adakan Pertemuan Darurat Terkait Ledakan Pipa Nord Stream
Minggu, 12 Feb 2023, 14:34 WIBMOSKOW - NATO harus mengadakan pertemuan darurat untuk membahas temuan baru-baru ini tentang ledakan pipa gas Nord Stream, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Sabtu (11/2) malam.
Wartawan investigasi Seymour Hersh, yang memenangkan Hadiah Pulitzer pada 1970, mengatakan dalam sebuah unggahan blog pada Rabu, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, bahwa penyelam angkatan laut AS telah menghancurkan jaringan pipa dengan bahan peledak atas perintah Presiden Joe Biden.
Gedung Putih menolak klaim bahwa Amerika Serikat berada di balik ledakan pipa gas Nord Stream, yang mengirimkan gas Rusia ke Jerman, mengatakan klaim tersebut "benar-benar fiksi palsu dan sepenuhnya fiksi".
Swedia dan Denmark, lokasi terjadinya ledakan, menyimpulkan bahwa pipa-pipa itu diledakkan dengan sengaja. Tetapi kedua pemerintah belum mengatakan siapa yang bertanggung jawab.
Amerika Serikat dan Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) menyebut insiden itu sebagai "tindakan sabotase."Moskow menyalahkan Barat atas ledakan yang tidak dapat dijelaskan.
Tidak ada pihak-pihak yang memberikan bukti.
"Ada lebih dari cukup fakta di sini: Ledakan pipa, adanya motif, bukti tidak langsung yang diperoleh wartawan," kata Zakharova di platform pesan Telegram.
"Jadi kapan KTT darurat NATO akan bertemu untuk meninjau kembali situasinya?"
NATO tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Uji fungsi jembatan kereta api di Kediri
-
Di Giannantonio Juara MotoGP Catalunya, Alex Marquez Cedera dalam Kecelakaan Mengerikan
-
Aceh Barat Diterjang Badai Tujuh Rumah Warga dan Satu SMP Rusak
-
Buka LKBB-BP Tingkat Provinsi NTB, Lale Syifaun Nufus: Upaya Tanamkan Karakter Kebangsaan Ke Generasi Muda
-
Habitat Burung Laut Menyusut Seiring Pemanasan Laut
-
Maroko Open, Aldila Tanpa Halangan Melenggang ke Perempat Final
-
Progres 57%! Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di 29 Provinsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.