Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SDM Desa Menentukan secara Nasional

📅 Jumat, 10 Feb 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
SDM Desa Menentukan secara Nasional Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan dalam wisuda peserta Sekolah Pemerintahan Desa di Kampus IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/2)

BOGOR - Sumber daya desa akan menentukan secara nasional. Untuk itu, SDM desa harus mumpuni. Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki pendidikan perangkat desa dengan menggandeng IPB University.

Kali ini telah diwisuda 165 perangkat desa di IPB University. Ini merupakan program Sekolah Pemerintahan Desa 2022 dan wisuda angkatan kedua. "Ini upaya untuk mempercepat pembangunan desa. Dengan ilmu melalui program Sekolah Pemerintahan Desa mereka bisa lebih maju dalam membangun desa," kata Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, yang hadir dalam wisuda di Bogor, Rabu.

Sekolah Pemerintahan Desa yang melibatkan 55 desa, pesertanya terdiri dari 55 kepala desa, 55 operator spasial, dan 55 operator sosial. Program yang sudah berjalan tahun kedua ini dimulai sejak Oktober 2022 hingga akhir 2022 di Kampus IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor.

Iwan menyebutkan Bogor menjadi satu-satunya kabupaten yang memiliki program Sekolah Pemerintahan Desa dengan menggandeng IPB University. "Kades dan apartur desa bisa mengaktualisasikan dan mengimplementasikan," ujar Iwan. Mereka juga mampu untuk mengidentifikasi permasalahan seperti stunting, kemiskinan, dan RTLH. Jadi, ada data presisi yang akan dihasilkan dan diarahkan untuk menangani permasalahan.

Program Sekolah Pemerintahan Desa merupakan yang kedua dilaksanakan oleh Pemkab Bogor. Program tersebut pertama kali dilaksanakan tahun 2021 dengan jumlah 120 peserta. Mereka terdiri dari 40 kepala desa, 40 operator spasial, dan 40 operator sosial.

Sementara itu, Rektor IPB University, Prof Arif Satria, mengatakan bahwa tonggak kemajuan Kabupaten Bogor terletak pada kemajuan desa. Maka menurutnya, sumber daya manusia aparatur desa ini mutlak untuk menjadi pilar utama dalam pembangunan desa.

Data desa yang baik akan menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan desa yang baik. Perencanaan desa yang baik jadi perencanaan kecamatan yang baik. Pada akhirnya, kalau data desa baik akan meningkatkan akurasi data nasional. "Dengan demikian, perencanaan nasional semakin baik," jelas Arif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.