BNPB Ungkap NTT Laporkan Kenaikan Bencana Hidrometeorologi Basah
Selasa, 07 Feb 2023, 03:54 WIBJakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan kenaikan bencana hidrometeorologi basah dalam 3--4 tahun terakhir.
"Yang menjadi perhatian kita mulai naiknya laporan kejadian bencana hidrometeorologi basah, dari Nusa Tenggara Timur," ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanan BNPB Abdul Muhari dalamDisaster Briefingdiikuti daring di Jakarta, Senin.
Abdul mengatakan bahwa sebelumnya, NTT adalah provinsi kering, tapi dalam 3--4 tahun terakhir, bahkan di tahun 2021 punya banjir bandang yang cukup dahsyat diakibatkan Siklon Seroja.
"Jadi meskipun ketika kering, cukup ekstrem, NTT sekarang ketika musim hujan pun juga cukup ekstrem. Ini dua duanya merupakan ancaman nyata di Nusa Tenggara Timur," ucap Abdul.
Sehingga, BNPB beri perhatian khusus provinsi NTT untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Sebab, dilihat dari prakiraan cuaca BMKG, terdapat beberapa bibit siklon di posisi selatan Jawa dan Bali.
"Sehingga untuk NTT kita tahu juga per hari ini, juga ada laporan kejadian banjir di Kabupaten Kupang. Sehingga ini perlu atensi kita semua," tutur dia.
Dikatakan Abdul, NTT sebagai provinsi yang kesulitan air maupun gersang, yang mungkin tidak terlalu banyak tumbuhan penahan hujan.
Namun, saat ini ketika Indonesia secara regional dipengaruhi oleh la Nina, ini frekuensi kejadian banjir bandang tanah longsor di Nusa Tenggara Timur meningkat signifikan.
"Ini menjadi perhatian kita bahwa sekarang NTT bukan hanya provinsi kering, tapi juga dengan intensitas dan frekuensi kejadian banjir yang cukup signifikan," ujar dia
- Bencana Alam
- BNPB
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- NTT
- Hidrometeorologi
- Bencana Hidrometeorologi
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Teknologi Semakin Jadi Andalan Penataan Kota Jakarta
-
Pesan Keras Hossam Hassan Bangkitkan Mesir, Cetak Kemenangan Perdana di Piala Dunia
-
Pemprov Jabar Siapkan SMA Terbuka dan 751 Sekolah Swasta untuk Siswa SPMB 2026
-
BNPB: 4.000 Liter Air Bersih Dikirim untuk Atasi Kekeringan di Bandung Barat
-
Tak Bisa Terus Bergantung Impor, Celios Dorong Penguatan Stok Kedelai Nasional
-
Pejabat AS Ungkap Denuklirisasi Korut Jadi Prioritas Utama Pemerintahan Trump
-
Musim Kemarau, Disdamkar Garut Imbau Warga Waspada Potensi Kebakaran Rumah dan Lahan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.