Perawat yang Diduga Gunting Jari Bayi di Palembang Dinonaktifkan dari Rumah Sakit Muhammadiyah
Minggu, 05 Feb 2023, 01:49 WIBPalembang - Manajemen Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan, menonaktifkan seorang oknum perawat, DN, karena diduga menggunting satu satu jari bayi yang nyaris putus saat menjalani perawatan.
"Keputusan penonaktifan sementara oknum perawat itudari tugasnya di rumah sakit ini sebagai langkah tegas manajemen," kata Wakil Direktur Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan SDM Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Muksindi Palembang, Sabtu.
Menurut dia, tindakan yang dilakukan perawat DN tersebut merupakan suatukelalaiansaat bertugas, dan pihak manajemen RS Muhammadiyah juga sudah mengkonfirmasi langsung kepada yang bersangkutanpada Jumat (4/2), untuk nanti ditindaklanjuti Komite MedicRS tersebut.
Dia juga menegaskan pihak RS Muhammadiyah bertanggungjawab penuh atas kesembuhanluka pada jari kelingking tangan kiri bayi perempuan berusia delapan itu.
"Tim dokter rumah sakit sudah menyelesaikan tindakan operasi terhadap korban dan saat ini menjalani perawatan intensif di ruang VIP RS Muhammadiyah," ujarnya.
Sebelumnya, peristiwa tersebut terungkap setelah orang tua korban membuat laporan ke Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian Resor Kota Besar Palembang, Sabtu (4/2).
Suparman (38), orang tua korban yang beralamat di Jakabaring, Palembang melaporkan oknum perawat RS Muhammadiyah, DN untuk menegakkan keadilan atas apa yang sudah dialami anaknya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal PolresKota Besar Palembang KombesPol Haris Dinzah mengatakan laporan orang tua korban diterima dan dalam proses penyelidikan.
"Personel tim pidana khusus satuan reserse kriminal sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan menghimpun keterangan saksi-saksi di rumah sakit itu," ujarnya.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya juga segera melakukan pemeriksaan terhadap oknum perawat DN, dan bila terbukti benar akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk Kawal Percepatan Pembangunan Rusun Subsidi
-
Perwakilan 16 Negara Manggut-manggut Dengarkan Paparan Pertanian Banyuwangi
-
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jadikan Sumber Air Bersejarah sebagai Wisata Edukasi
-
Bidik Pasar Eurasia, Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika RI Tembus Panggung INNOPROM 2026
-
Bogor Siapkan Flyover Bomang Rp150 Miliar, Akses Parung-Kemang Makin Lancar
-
Polresta Sleman Dalami Operasional Penitipan Bayi Tanpa Izin di Pakem
-
Suasana Kepulangan satgas Pamtas RI-Papua Nugini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.