Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk Mau Jadikan Twitter Platform Pembayaran

📅 Jumat, 03 Feb 2023, 00:34 WIB | Oleh:
Elon Musk Mau Jadikan Twitter Platform Pembayaran Doc: Financial Times/Reuters
Ket. Ilustrasi

CEO Twitter Elon Musk berencana menjadikan media sosial itu sebagai platform pembayaran. Saat ini, Musk tengah memenuhi regulasi yang diperlukan.

Dilansir dari Mashable, menurut laporan Financial Times, Twitter tengah dipersiapkan untuk bisa melakukan kegiatan jual beli dan mengirim uang.

Uang yang ditransfer lewat Twitter akan berupa uang fiat, terlepas dari kecintaan bos Tesla dan SpaceX itu pada aset kripto. Uang fiat merupakan alat pembayaran sah yang diatur oleh pemerintah, atau mata uang yang saat ini masih digunakan oleh banyak negara untuk bertransaksi.

Agar dapat memenuhi keinginan Elon Musk, Twitter saat ini tengah mengajukan pemeriksaan dan memenuhi berkas-berkas agar sesuai dengan aturan yang berlaku ke Departemen Keuangan Amerika Serikat. Twitter dikabarkan memiliki target bisa menyelesaikan lisensi untuk fitur pembayaran di AS itu setidaknya dalam waktu satu tahun.

Selain itu, Twitter juga akan mencoba memperluas dan mendapatkan persetujuan ke beberapa negara lainnya. Manajemen Produk Twitter Esther Crawford dipercaya untuk menyelesaikan urusan perizinan itu, dia memimpin tim kecil di Twitter yang juga bertanggung jawab pada perlindungan data pengguna.

Perlindungan data tersebut disiapkan untuk mencegah insiden keamanan siber dan kebocoran data yang menyerang banyak perusahaan media sosial, termasuk Twitter dalam beberapa tahun terakhir.

Proyek menjadikan Twitter sebagai platform pembayaran merupakan cara Elon Musk meningkatkan perusahaan berlogo burung biru itu. Rencana tersebut telah disiapkan sejak 2022, setelah Elon mengambil alih perusahaan tersebut dan mengurangi pemasukan dari iklan.

Di ruang pembayaran, Twitter harus berjuang melawan pesaing kelas berat seperti PayPal dan Apple Pay. Musk, bagaimanapun, bukan tanpa pengalaman di lapangan, salah satu proyek pertamanya adalah bank online X.com, yang kemudian menjadi bagian dari PayPal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.